Batasi Penggunaan Transaksi Valuta Asing

7

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) menegaskan dukungannya untuk pemerintah dalam menjaga pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Hal itu dilakukan agar stabilitas perekonomian dalam negeri bisa tetap terjaga.

”Kami akan selalu mendukung pemerintah menghadapi situasi ekonomi yang sulit saat ini, pelemahan rupiah akan kami atasi bersama-sama dengan meminimalkan penggunaan dolar,” kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Jumat (14/9).

Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah nyata dengan empat hal. Pertama, membatasi penggunaan transaksi valuta asing dan hanya akan digunakan saat-saat penting saja.

Kedua, para pelaku usaha akan mengutamakan pemasok dari dalam negeri dalam rantai bisnisnya. Ketiga, peningkatan ekspor dan pengembangan terhadap potensi pasar non tradisional luar negeri.

“Keempat, kami akan menyusun rancangan investasi dalam bentuk rupiah termasuk pinjamam dalam bentuk rupiah. Terakhir, maksimalisasi tenaga kerja dan ahli lokal, dan konversi upah tenaga asing ke rupiah dengan nilai yang tetap,” jelasnya. Apindo dan Kadin meyakini bahwa langkah-langkah aksi ini bisa dilakukan kolektif para pengusaha sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan penguatan nilai tukar rupiah.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan hal senada. Apindo mendukung secara penuh upaya pemerintah, namun juga perlu menyusun kebijakan pajak yang Iebih konstrukif mendorong semangat tumbuhnya investasi bukan yang mengancam dan menakut-nakuti dunia usaha.

”Selain kebijakan pajak, kita juga memerlukan inovasi sistem cukai yang Iebih stimulasi positif bagi kategori industri yang memerlukan bahan baku impor, yang belum dapat diproduksi di dalam negeri.” tandasnya. (hap/jpc)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.