Batu Andesit Taman Kota Tasik Dipake Jalan Kendaraan, PKL Demo Minta Kejelasan Relokasi

168
UNJUK RASA. Para PKL andesit Taman Kota yang tergabung dalam Pepmatas berunjuk rasa di depan Masjid Agung Kota Tasik, Kamis (1/8). rezza rizaldi /radartasikmalaya.com

CIHIDEUNG – Massa Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap berjualan di batu Andesit depan Taman Kota-Masjid Agung Kota Tasik, melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (1/8).

Para PKL yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Masyarakat Tasikmalaya (Pepmatas), menyikapi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik yang mulai hari ini (Kamis, 1/8) mengembalikan fungsi jalur itu kembali menjadi jalan umum menuju pusat pertokoan HZ Mustofa, Cihideung.

Sementara itu para PKL merasa nyaman selama 3 tahun berjualan secara bebas di lokasi tersebut. Maka, mereka berharap ada solusi konkrit jika memang harus pindah menjalankan usahanya ke lokasi lain.

Baca Juga; Waduh.. Dianggap Ganggu Ketertiban Masjid Agung, Batu Andesit di Taman Kota Tasik akan Begini..

“Pada dasarnya kami mendukung semua rencana Pemkot Tasik. Tetapi harus ada solusi nyata kami mau direlokasi ke mana. Itu harus jelas, jangan sampai usaha kami dimatikan,” ujar Orator Aksi, Marwan Hapid kepada radartasikmalaya.com.

Baca Juga; Pembongkaran Batu Andesit Tanda Perencanaan Perkotaan tak Matang

Terang dia, sejak 3 tahun lalu para PKL ini sudah berjualan di batu Andesit tersebut. “Kami dalam aksi ini murni gerakan damai. Dan tak mau merugikan lalu lintas kendaraan. Tapi jika kami harus pergi dari Andesit maka harus dipastikan lokasi kami berjualan di mana, dan harus menjadi solusi bersama,” terangnya.Sementara itu pantauan di lokasi, proses mediasi masih berlangsung antara massa PKL, Satpol PP, Dishub dan aparat keamanan lainnya. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.