Batu Lumpang Garden Pilihan Baru Wisata Pangandaran

756
0
Batu Lumpang Garden Pangandaran
Batu Lumpang Garden Pangandaran

Batu Lumpang Garden bisa menjadi pilihan baru para wisatawan yang sedang berlibur ke Pangandaran. Dikenal dengan nama Grand Cliff atau Tebing Agung, tempat ini menjadi destinasi anyar yang tak kalah unik dan menarik.

Tebing Agung berjarak sekitar 26 kilometer dari Pantai Pangandaran, tepatnya berada di Dusun Dukuh 1, Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi. Akses jalan menuju ke sana sudah sangat baik. Dari pusat Pemerintahan Kabupaten Pangandaran di Parigi, wisatawan bisa menuju jalan raya Parigi-Cigugur.

Batu Lumpang Garden berada di kawasan ekosistem karst atau batuan kapur, tempat ini benar-benar menyuguhkan pemandangan berbeda karena memiliki keunikan topografi.

Batu Lumpang Garden Pangandaran
Batu Lumpang Garden Pangandaran

Sejumlah bukit kapur dan tebing-tebing tinggi menjadi relief alam yang menyajikan panorama berbeda.

Udaranya sejuk. Suasananya jauh dari keramaian dan kebisingan menjadikan tempat ini layak dikunjungi bagi para petualang.

Selain perbukitan batuan kars yang unik, Batu Lumpang Garden juga dibelah oleh aliran Sungai Cijulang. Sungai ini juga melintasi objek wisata Green Canyon atau Cukang Taneuh yang lebih dulu populer di kalangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Jika di Green Canyon populer dengan wisata menyusuri sungai menggunakan perahu dan body rafting, di Batu Lumpang Garden, wisatawan bisa mencoba mengarungi sungai dengan kayak atau kano.

Perahu ringan yang dikendalikan dengan dayung tersebut akan menjadi teman berpetualang yang mengasyikkan. Ada dua pilihan kayak, yakni untuk satu orang dan dua orang.

Kayaking atau Kanoing ini merupakan aktivitas mengarungi sungai dengan jeram tingkat rendah maupun sedang. Bagi para wisatawan yang belum pernah bermain kayak, tidak perlu khawatir, karena sepanjang aktivitasnya akan didampingi para pemandu wisata. Mereka juga akan memberikan pengarahan terlebih dahulu sebelum beraktivitas.

Wisatawan bisa memilih trek pendek maupun panjang dengan durasi 1 hingga 4 jam. Biayanya cukup terjangkau, yakni mulai Rp 100.000 hingga Rp 250.000 per orang, tergantung paket yang dipilih.

Beberapa fasilitas yang ditawarkan yakni papan kayak, jaket pelampung dan peralatan aman lainnya, kemudian makan siang dan jasa foto.

“Kami siap melayani wisatawan yang ingin menikmati suasa berbeda dan merasakan pengalaman baru berwisata ke Pangandaran,” tutur Sahaludin, salah satu pemandu wisata di sana.

Saat ini, kata dia, pelaku wisata di Batu Lumpang Garden juga terus membenahi fasilitas dan memperbaiki jalan. Itu agar wisatawan semakin nyaman.

Yuk BERPOSE.  Dua wisatawan anak-anak berpose usai bermain kayak.
Yuk BERPOSE.
Dua wisatawan anak-anak berpose usai bermain kayak.

“Ada beberapa meter jalan yang sedang dibangun, kebetulan mendapatkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan,” ujarnya.

Beragam aktivitas bisa dilakukan di Batu Lumpang Garden,selain kayak, juga banyak aktivitas di alam yang menyenangkan lainnya. “Bisa dicoba, termasuk juga camping dan body rafting,” kata dia.

Angga (32), salah seorang wisatawan asal Bandung mengaku senang setelah mencoba bermain kayak di Batu Lumpang. Dirinya mendapatkan pengalaman baru selama liburan ke Pangandaran.

“Asyik banget. Benar-benar berbeda. Pemandangan keren, sungainya berada di bawah dua tebing batu yang indah, enggak nyesel pokoknya. Seru banget,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin mengatakan Batu Lumpang Garden menjadi salah satu objek wisata pilihan selain pantai.

“Saat ini sudah banyak pilihan tempat wisata yang bagus selain pantai, kami berharap bisa menjadi pilihan bagi wisatawan,” ujarnya. (nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.