Bau Bangkai Menyengat, Warga Cimenyan Kota Banjar Geger, Ternyata Ini..

75
0
MENUNJUKKAN. Polisi dan TNI menunjukkan lokasi temu mayat pria paruh baya di dalam rumahnya, Senin (16/11). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya 

BANJAR – Warga Kampung Cimenyan I RT/RW 03/01 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar digegerkan dengan penemuan mayat di dalam rumah, Senin (16/11) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Pada saat ditemukan posisi mayat atas nama Dadi Suryadi (52) dalam keadaan telungkup.

Keponakan korban, Asep Sunarya mengaku dirinya dapat informasi dari Ningsih, tetangga korban yang kebetulan saat itu tengah menyapu di depan rumahnya. Saat menyapu, tetangganya mencium bau busuk, yang pada awal-awal tidak diketahui sumbernya dari mana.

“Karena curiga dari dalam rumah korban, Ibu Ningsih menemui saya di pasar untuk segera pulang mengecek rumah korban, karena baunya sangat mencurigakan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Baca juga : Bangun Kesadaran Warga Banjarsari Ciamis untuk Disiplin Prokes

Kata Asep, setelah sampai di rumah korban, bau sangat menyengat dari dalam rumah. Kemudian, dirinya bersama warga masuk ke dalam rumah dan menemukan korban dalam keadaan telungkup di samping sumur masih menggunakan baju dan celana.

“Kemudian saya melaporkan kejadian ke polisi. Kemudian Babinsa dan Babimkatimbas tiba di lokasi bersama Polsek Banjar melakukan olah TKP terhadap korban,” ujarnya, menjelaskan.

“Terakhir saya ketemu korban pada Jumat (13/11), korban saat itu mengeluhkan sakit pusing di kepalanya. Saya suruh berobat, tapi tidak mau,” ucapnya.

Lanjut dia, sebenarnnya korban merupakan warga Kampung Cibulan Kelurahan Banjar. Namun, kebetulan saat ini sedang tinggil di rumah peninggalan orang tuanya.

Kapolsek Banjar AKP Rusdiyanto SH mengatakan, pada saat ditemukan korban dalam posisi telungkup. Diketahui keseharian korban merupakan penjual makanan dan minuman keliling.

“Saat ditemukan kondisi badan membengkak serta mengeluarkan bau menyengat. Diperkirakan korban meninggal sudah beberapa hari. Kami langsung bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Kata dia, korban tinggal di rumah tersebut seorang diri setelah bercerai dengan istrinya lima tahun yang lalu. Sementara anak-anaknya sudah berkeluarga.

Kemudian, kondisi rumah semua pintu dan jendela dalam keadaan terkunci dari dalam, kecuali pintu samping yang biasa tidak dikunci.

“Saat dilakukan pengecekan tidak ditemukan bekas kerusakan di pintu dan jendela. Ini murni meninggal dunia dan kejadian ini dalam penanganan Polsek Banjar,” pungkasnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.