Bawang Putih Picu Inflasi Mei

8
KOMODITAS. Bawang putih penyumbang andil tertinggi inflasi Mei 2019 di Kota Tasikmalaya, hal ini karena tingginya permintaan sementara pasokan masih terbatas. Fakhtur Rizki / Radar Tasikmalaya

TASIK – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya merilis posisi inflasi pada Mei 2019 di Tasikmalaya sebesar 0,70 persen. Penyumbang inflasi terbesar adalah tarif angkutan dan gejolak harga pangan jelang Lebaran 2019.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasik­malaya Heru Saptaji menje­laskan inflasi Mei ini lebih tinggi diban­dingkan bulan sebe­lumnya yang mengalami inflasi 0,21 persen. “Namun demikian, secara tahunan sebesar 1,90 persen (yoy) tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional dan Jawa Barat,” terangnya.

Tingginya inflasi Kota Tasikmalaya terutama disebabkan oleh kenaikan tarif angkutan antar kota yang mencapai 26,57 persen (mtm), mengingat periode puncak arus mudik yang sudah mulai dilakukan di minggu terakhir bulan Mei 2019.

“Berdasarkan disagregasinya, inflasi Mei terutama disumbang oleh kelompok volatile food karena permintaan bahan makanan yang meningkat saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Inflasi pangan tercatat 1,66 persen (mtm). Andil tertinggi inflasi pangan berasal dari komoditas bawang putih karena tingginya permintaan sementara pasokan masih terbatas.

Selain itu, beberapa komoditas pangan yang memberi andil cukup tinggi terhadap inflasi yaitu jeruk, daging ayam ras, apel dan kentang sehubungan peningkatan permintaan di masyarakat untuk memenuhi kebutuhan jelang Lebaran.

“Namun demikian, inflasi masih tertahan oleh koreksi harga pada beberapa komoditas, terutama bawang merah dan beras seiring adanya masa panen komoditas tersebut,” ujarnya.

Selain bahan pangan dan angkutan antar kota, sambungnya, komoditas penyumbang andil inflasi terbesar pada Mei 2019 antara lain batu dan sepeda motor. (na)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.