Bawaslu Diberi Suplemen Obat Kuat

84
0
SERAHKAN. Politisi PDI Perjuangan M Faried menyerahkan suplemen obat kuat ke petugas Bawaslu Kota Tasikmalaya Kamis (16/5). Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pemilih Cerdas (Kompas) dan Aliansi Lintas Partai mendatangi Sekretariat Bawaslu Kota Tasikmalaya, Kamis (16/5). Mereka menuntut agar lembaga pengawas tersebut mengungkap praktik money politics di Pemilu 2019.

Dalam pertemuan tersebut, hadir beberapa tokoh politik dari berbagai parpol seperti H Noves Narayana, Nanang Nurjamil, Myftah Faried, Dadan Sudrajat, Yanur M Rifki, Anne Yuniarti dan Asep Rizal Asyari. Mereka mengemukakan pendapat terkait money politics di Kota Tasikmalaya.

Koordinator Kompas Asep Rizal Asyari mengatakan pihaknya mendatangi Bawaslu sebagai bentuk pengawalan terhadap kinerja mereka. Dia pun merencanakan audiensi selanjutnya. “Ini baru yang kedua, tidak menutup kemungkinan ada yang ketiga dan keempat,” ungkapnya.

Disinggung adakah rasa tidak percaya kepada Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya, dia menyangkal. Menurutnya pengawalan terhadap kasus money politics diperlukan peran serta dari masyarakat. “Ini bukan masalah percaya atau tidak percaya, tapi ini bentuk tanggungjawab kami selaku masyarakat,” terangnya.

Maka dari itu, dia meminta Bawaslu tidak takut menegakkan aturan pemilu. Pihaknya berkomitmen pasang badan, jika ada pihak mengintervensi Bawaslu. “Kita khawatir ada ketakutan dari Bawaslu,” tuturnya.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kota Tasikmalaya Rino Sundawa Putra mengapresiasi atas upaya dari Kompas dan Aliansi Lintas Parpol. Sebagai lembaga pengawas pemilu, pihaknya menganggap hal ini merupakan bentuk dukungan. “Kita apresiasi dukungan dari masyarakat ini,” terangnya.

Dalam audiensi tersebut sempat disinggung, agar Bawaslu jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat. Rino meluruskan tujuh penanganan money politics, tiga di antaranya merupakan temuan Bawaslu. “Jadi kami tidak hanya sekadar menunggu laporan,” katanya.

Loading...

Di akhir pertemuan, salah satu politisi PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Myftah Faried memberikan suplemen obat kuat kepada salah satu petugas Bawaslu. Hal itu menjadi simbol dukungan kekuatan dari masyarakat untuk Bawaslu. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.