Bawaslu Minta Laporan Koalisi Prabowo Diperbaiki

27

TASIK – Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Adil dan Makmur melakukan laporan ke Bawaslu Kota Tasikmalaya terkait dugaan pelanggaran saat deklarasi di Pondok Pesantren Sulalatul Huda. Namun, Bawaslu meminta perbaikan laporan karena dinilai kurang lengkap.

Pelaporan dilakukan oleh Ketua TKD Koalisi Adil dan Makmur Kota Tasikmalaya Andi Warsandi bersama Aslim SH, Minggu (10/2). Mereka datang berdua tanpa dibarengi massa yang mengawal, karena lebih mengedepankan substansi dari proses pelaporan.

Dalam laporan tersebut, dicantumkan empat poin dugaan pelanggaran yang terjadi saat deklarasi pada 5 Februari itu.  Di antaranya yakni kampanye di lingkungan pendidikan, kampanye di luar jadwal, keikutsertaan pejabat publik dan administrasi kampanye.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut, untuk selanjutnya Bawaslu akan melakukan pengkajian terkait laporan dari TKD Koalisi Adil dan Makmur. “Kita terima dan akan kita kaji dulu laporannya,” ungkap dia kepada Radar. kemarin.

Namun pihaknya meminta pelapor melakukan perbaikan berkas dengan mencantumkan saksi. Supaya ada penguat dari argumentasi laporan yang dilakukan oleh TKD paslon 02 tersebut. “Kita beri waktu selama tiga hari untuk perbaikan,” ujarnya.

Andi Warsandi mengatakan pelaporan dilakukan sebagaimana kesepakatan koalisi. Pihaknya berharap Bawaslu bisa menelusuri dan memproses dugaan pelanggaran tersebut. “Kalau memang terbukti melanggar ya harus ada sanksi,” katanya.

Disinggung soal rekomendasi perbaikan dengan menambahkan saksi, dia menyanggupinya. Menurutnya, tiga hari di rasa waktu yang cukup untuk melakukan perbaikan. “Insyaallah cukup, kita akan cari saksinya,” tutur dia.(rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.