Bawaslu Pangandaran Temukan PPDP Pake Joki saat Coklit

110
0
Iwan Yudiawan Ketua Bawaslu
Iwan Yudiawan Ketua Bawaslu

PANGANDARAN– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menemukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang diduga menggunakan jasa orang lain (joki) saat pencocokan dan penelitan (coklit).

Ketua Bawaslu Iwan Yudiawan mengatakan petugas tersebut diduga tidak melakukan coklit sendiri. “Tepatnya di salah satu TPS di Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran,” terangnya kepada Radar, Kamis (30/7).

Dugaan tersebut muncul setelah adanya protes dari masyarakat setelah namanya tidak ada dalam form model A KWK, namun namanya telah dituliskan di A.A.2 KWK (stiker tanda bukti coklit). “Yang bersangkutan jelas protes karena namanya dicoret,” ujarnya.

Kemudian Bawaslu menelusurinya dan diketahui petugas PPDP tidak melakukan coklit sendiri. Malah menyuruh istri dan mertuanya. “Ya itu dilakukan oleh istrinya,” jelasnya.
Bawaslu kemudian melakukan kajian terhadap PPDP tersebut. “Kami sampaikan ke KPU mengenai kejadian itu,” tuturnya.

Pihaknya juga masih menelusuri apakah ada PPDP lain yang berbuat hal yang sama. “Ya kita lihat apakah ditempat yang sama ada yang seperti itu,” katanya.

Hingga kemarin sore, Ketua KPU Pangandaran Muhtadin belum memberikan keterangan terkait hal itu. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.