Bawaslu Pangandaran Terima Laporan Dugaan Money Politic

77
0
GAKKUMDU. Suasana di depan Sentra Gakkumdu Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Senin (7/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
GAKKUMDU. Suasana di depan Sentra Gakkumdu Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Senin (7/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Bawaslu Kabupaten Pangandaran hingga kini telah menerima laporan dugaan praktik money politic atau politik uang, dalam tahapan Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Iwan Yudiawan mengatakan, di hari Senin (7/12), mereka menerima dua laporan dugaan money politic. “Tadi siang proses penerimaan laporan tersebut, dari masyarakat,” ungkapnya kepada Radar, kemarin.

Kata dia, beberapa hari lalu pihaknya juga menerima laporan dugaan money politic yang kini sudah naik ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan termasuk yang melapornya. “Tadi siang mereka dipanggil,” ujarnya.

Baca juga : H Adang Hadari Calon Bupati Pangandaran Terkaya

Iwan tidak bisa mengemukakan siapa saja yang di laporan dalam dugaan money politic itu. “Pada intinya kita akan tindak lanjuti semuanya,” ungkapnya.

Menurut dia, Bawaslu juga menerima laporan mengenai dugaan black campaign, atau kampanye hitam yang menyerang salah satu calon. “Iya itu lewat media selebaran,” katanya.

Iwan mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak tergiur dalam urusan money politic. “Karena kalau sudah naik ke pengadilan, lalu jatuh vonis, pasti akan menyesal,” ungkapnya. Komisioner Bawaslu Gaga Abdillah mengatakan bahwa masyarakat dan timses kedua pasangan calon harus bisa menjaga kondusivitas. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.