Bawaslu Pangandaran Waspadai Data Pemilih Ganda

43
0
Gaga Abdillah Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran
Gaga Abdillah Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN – Pasca ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kabupaten Pangandaran 10 Oktober lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran telah menerima by name by address DPT dari KPU.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdillah mengatakan setelah menerima data tersebut, pihaknya membeberkan hasil pengawasan data DPT, di antaranya pemilih yang sudah melakukan perekaman sebanyak 1.852, sementara yang belum melakukan perekaman sebanyak 2.196.

“Sinkronisasi jumlah pemilih yang sudah melakukan perekaman dan belum melakukan perekaman terdapat selisih sebanyak 1.356, rekomendasi dari Bawaslu dan KPU kepada Disdukcapil untuk melakukan perekaman terhadap DPT sudah dipenuhi,” jelasnya kepada Radar, Minggu (1/11).

Baca juga : Bawaslu Pangandaran Minta Para Kades Hati-Hati saat Sosialisasi Pilkada

Kata dia, yang paling disoroti tentu saja adanya data pemilih ganda, baik itu identik nama, NIK dan tempat tanggal lahir sebanyak 160 pemilih, yang harus difaktualisasi kebenaran datanya.

“Kita rekomendasikan untuk proses pemuktahiran yang berkelanjutan, tentunya KPU juga harus melakukan faktualisasi,” katanya.

Menurut dia, sejauh ini KPU sudah kooperatif dalam menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan Bawaslu itu. ” Ya kami hanya ingin transparansi dari KPU saja, terkait hal faktualisasi tersebut,” jelasnya.

Gaga mengatakan pihaknya sudah memfaktualisasi terkait data ganda tersebut dan sekarang tinggal menunggu hasil dari KPU. “Prinsipnya, jangan sampai setelah ditetapkan DPT ini malah ada pemborosan surat undangan (C6, Red),” katanya.

Kata dia, jika yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau yang ganda tidak dicoret, khawatir ada penyalahgunaan C6. “Bahaya juga, nanti bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Kata dia, DPT adalah acuan untuk pencetakan surat suara, jadi datanya harus se-aktual mungkin. “Ini harus jadi perhatian KPU,” ucapnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.