Bawaslu Pastikan Tak Ada Pemilihan Ulang

22

GARUT KOTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut memastikan tidak akan ada pemilihan suara ulang (PSU) ataupun pemilihan susulan di Kabupaten Garut.

“Meski sempat ada surat suara tertukar dan kurang di hari pencoblosan, itu tidak menjadi dampak karena bisa diantisipasi,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Garut Ipa Hafsiah kepada wartawan saat ditemui di kantornya Kamis (18/4).

Menurut dia, dari hasil pemantauan, tertukarnya surat suara tersebut tidak terlalu berdampak, karena tertukarnya surat suara sudah diatur dalam suarat edaran KPU nomor 653. Dimana, jika ada surat suara berbeda daerah pemilihan (dapil) yang tercoblos, maka akan masuk dalam suara partai. “Kalau yang tertukar belum masuk kotak suara, tinggal ditukar. Kalau yang sudah masuk, akan dihitung ke partai,” ujarnya.

Ia menyebut untuk kekurangan surat suara, itu sudah bisa diatasi KPU pada saat pencoblosan. “Yang kurang-kurang juga sudah bisa diselesaikan. Secara keseluruhan, semua kendala bisa diatasi oleh KPU,” katanya.

Dia mengaku dari hasil pengawasan di seluruh Kabupaten Garut, pelaksanaan Pemilu berjalan lancar. Pihaknya juga sudah meminta laporan setiap Panwascam dan tak banyak kendala yang terjadi. “Semuanya berjalan lancer dan tidak ada potensi untuk pemilihan ulang dan susulan,” tegasnya.

Temukan Dugaan Politik Uang

Bawaslu Garut menemukan dua dugaan politik uang yang terjadi saat masa tenang kampanye di Kabupaten Garut. Meski begitu, Bawaslu belum bisa menyebut secara spesifik kasus tersebut.

“Ada dua kasus yang ditangani. Satu laporan dan satu lagi temuan kami. Tapi belum bisa kami publikasikan karena masih dibahas dengan komisioner lain,” terangnya.

Dia mengatakan jika dua dugaan politik uang memenuhi unsur pidana Pemilu, maka akan ditangani sentra Gakkumdu. “Nanti yah kalau sudah pleno. Kami akan beri keterangan yang lebih pastinya,” ucapnya.

Selain politik uang, selama masa kampanye Bawaslu juga sudah menangani satu kasus pelanggaran yang dilakukan seorang kepala desa. Kasusnya pun sudah dilimpahkan ke pengadilan. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.