Bawaslu Pelototi ASN hingga Aparat Desa

15

CIAMIS – Ketua Ba­dan Pengawas Pe­milu (Bawaslu) Ka­bupaten Ciamis Uce Kurniawan me­mas­tikan bahwa pihak­nya melakukan peng­awasan agar aparatur sipil negara (ASN) dan aparat desa netral di Pemilu 2019.

“Kami tekankan, mereka diwajibkan patuh pada udang-undang agar tidak terjerat pidana pemilu,” ujar Uce di kantornya di Jalan KH Wahid Hasim Kaupaten Ciamis Kamis pagi (29/11).

Bawaslu berharap tidak ada warga Ciamis, termasuk ASN atau kepada desa dan perangkatnya terlibat pidana Pemilu. Makanya pihaknya mengajak dan mengingatkan agar mereka menjaga marwah ASN, kepala desa dan perangkatnya yang diamanatkan undang-undang.

Sebaliknya, bila ada yang melabrak ama­nat undang-undang, tentunya dijamin akan berhadapan dengan hukum dan bisa dipidanakan.“Kami tidak akan tebang pilih, siapa pun yang melakukan pelanggaran pemilu akan ditindak tegas sesuai dengan tindakan kesalahannya,“ paparnya.

Memang, kata Uce, Undang-Undang No 7/2017 seolah membelenggu hak ASN ikut berkampanye dan ASN tidak bisa menakar visi misi calon. Makanya, Bawaslu menilai harus ada kesempatan ASN untuk menakar dan menangkap visi misi para calon dalam forum-forum tertentu yang ASN dibolehkan untuk mengikutinya.

Dalam pemilu, hak ASN sama dengan masyarakat lainnya. Mereka punya hak suara. Tidak menutup kemungkinan mereka bisa saja dalam forum tertentu, misalkan di rumahnya berdiskusi menentukan pilihannya. “Tapi saya ingatkan bahwa bentuknya bukan kampanye,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.