Bawaslu Tangani Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

96
0

BANJAR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar menerima laporan dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil Negara (ASN) dalam Pemilu 2019. Saat ini, Bawaslu pun mulai melakukan klarifikasi terhadap terlapor.

Ketua Bawaslu Kota Banjar Irfan Saeful Rohman SHI mengatakan ada salah seorang ASN yang dilaporkan karena dianggap tidak netral di Pemilu.

“Barang bukti berupa screenshot foto dugaan tidak netral ASN yang bersangkutan, keberpihakan kepada salah satu paslon presiden dan wakil presiden,” ujar dia di kantornya Selasa (26/3).

Saat ini, pihaknya mulai menindaklanjuti laporan tersebut. Mendalami, apakah ada unsur-unsur pelanggaran di dalamnya.

Sementara itu, terang dia, sebelumnya Bawaslu Kota Banjar sudah menangani dua laporan soal pelanggaran netralitas ASN. Pertama terkait hoax, adu domba dan ujaran kebencian. Tapi kasusnya dihentikan karena tidak memenuhi unsur.

Kedua, masih dengan terlapor yang sama. Saat ini prosesnya masih dalam kajian Bawaslu. “Kalau yang kedua masih dalam tahap kajian kita, kalau memenuhi unsur kita proses rekomendasikan ke KASN,” tegasnya.

Pelapor, Iman Sugiharto (52) mengaku mengetahui adanya dugaan ASN tidak netral di media sosial Facebook. “Isinya jelas ada ajakan. Apakah itu memenuhi unsur, kita serahkan ke Bawaslu,” tutur warga Banjar ini. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.