Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Bayar Rp 5.000, Nikmati Air Terjun 40 Meter

272
0
INDAH. Curug Koja di Desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas menyajikan pemandangan yang indah, Minggu (17/3). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

CURUG Koja di Kampung Citamiang, Desa Linggalaksana, Cikatomas menjadi objek wisata tersembunyi di Kabupaten Tasikmalaya. Air terjun setinggi 40 meter ini menjadi primadona wisata alam sejak dibuka untuk umum 2016 lalu.

Untuk menuju lokasi, wisatawan hanya bisa berjalan kaki dengan jarak 900 meter. Kondisi jalanya pun setapak dan naik turun. Cuaca hujan cukup menyulitkan karena licin. Namun, bagi para pecinta tantangan akan sangat menyenangkan.

Tak kurang dari 15 menit berjalan, pemandangan indah air terjun tersaji. Rasa lelah berjalan hampir satu kilometer itu hilang melihat dan mendengar suara air yang jatuh dari ketinggian.

Wisata alam ini masih asli. Belum terdapat penataan dan pembangunan fasilitas penunjang. Untuk sekadar menikmati pemandangan air pun, wisatawan hanya duduk di atas bebatuan.

Walaupun belum ada penataan, tapi sudah ada pengelolaan yang dilakukan masyarakat setempat. Sehingga, kebersihan dan keamanannya bisa tetap terjaga. Ada beberapa warung milik warga di sekitar Curug Koja, mereka menyajikan berbagai makanan dan minuman ringan.

Kepala Desa Linggalaksana, Ruhiyat mengatakan pihaknya bersama Karang Taruna sudah swadaya mengelola Curug Koja. Saat ini, untuk masuk kawasan wisata hanya dipungut biaya Rp 5.000. “Biasanya pengunjung selalu ramai setiap harinya. Namun, ketika hujan seperti ini langsung berkurang. Mengingat, akses jalannya licin dan menyulitkan wisatawan berjalan,” paparnya kepada Radar, Minggu (17/3).

Kata dia, pada Sabtu dan Minggu pengunjung bisa mencapai 50 sampai 100 orang. Selain melihat air terjun, wisatawan biasanya menikmati touring camp, renang dan sepeda gunung. “Ke depan, kami akan kerja sama dengan ahli penataan objek wisata. Sehingga penataannya efektif,” paparnya.

Maka dari itu, kata dia, diharapkan objek wisata ini menjadi destinasi di Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga penataannya bisa lebih cepat dan profesional. Dampaknya, pengunjung semakin banyak dan kesejahteraan masyarakat sekitar meningkat.

Punduh Citamiang Desa Linggalaksana, Engkus Kusnadi mengatakan Curug Koja sangat berpotensi dikembangkan. Selain menikmati pemandangan indah, air terjun ini juga bisa digunakan wisatawan berenang.

Sejauh ini, kata dia, pengunjung berasal dari berbagai daerah. Bahkan, pernah ada beberapa rombongan dari Jakarta dan Palembang menikmati wisata alam ini. Ada juga wisatawan lokal yang mengetahui tempat ini dari mulut ke mulut. “Paling rame pengunjung bisa mencapai 500 orang,” katanya.

Endang (35), warga Kampung Citamiang RT/RW 002/001 Desa Linggalaksana mengapresiasi apabila jalan menuju objek wisata dibangun. Karena, akan berdampak terhadap peningkatan pengunjung. Selama ini yang dikeluhkan wisatawan adalah akses. “Akan semakin berkembang ketika penataannya maksimal,” pungkasnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.