Bayern Muenchen vs Hoffenheim “Menyelamatkan” Mini-Mourinho

1

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MUENCHEN – Julian Nagelsmann yang sudah mematahkan hati fans Bayern Muenchen pada musim lalu. Nagelsmann menolak tawaran menangani Bayern Muenchen, meski pelatih selevel Jupp Heynckes -der trainer Bayern musim lalu- menyebut dia paling ideal sebagai suksesornya. Nyatanya, Nagelsmann juga tak setia dengan Hoffenheim.

Baby Mourinho mulai musim depan pergi meninggalkan Footbonaut dan menuju ke RB Leipzig. Artinya, musim ini jadi musim terakhir Nagelsmann setelah tiga musim membesut Die Kraichgauer. Nah, pada musim terakhirnya ini, mampukah Nagelsmann menyelamatkan musim terakhirnya dengan tetap jadi kuda hitam di top four Bundesliga?

Uniknya, musim perpisahannya itu akan dia awali dengan menantang Bayern di Spieltag pembuka Bundesliga, di Allianz Arena, Muenchen, dini hari nanti WIB (Siaran Langsung FOX Sports pukul 01.30 WIB). “Bagiku, ini bukan musim perpisahan, tapi musim pembuktian,” ucap Nagelsmann, dikutip T-Online.

Pelatih termuda Bundesliga (31 tahun) itu pun menjelaskan alasannya mengapa menolak pinangan Bayern. Sederhana, dia hanya ingin jadi pemburu Die Roten. Sebab, jika musim ini di Bundesliga dia kembali gagal meredam Bayern maka musim ini bisa jadi musim ketujuh secara beruntun klub Bavaria itu menguasai Bundesliga.

Nagelsmann bahkan sudah berkoar bakal merebut Si Piring Salad -sebutan trofi juaranya Bundesliga- dari Bayern. “Bukan hanya saya pemburu Bayern. Saya harap, musim ini bakal ada 17 (klub) pemburu Bayern,” tutur Pelatih Terbaik Jerman 2017 itu. Sukses yang sekaligus dapat menjawab ejekan Matthias Sammer, legenda sekaligus mantan Direktur Olahraga Bayern.

Motzki menyebut Nagelsmann tak ubahnya bebek yang lumpuh, tak bisa berbuat apapun untuk mengejar Bayern. “Saya akan mencoba,” sebut Nagelsmann. Yang ironis, setelah berkoar-koar bahwa dia anti-Bayern, Nagelsmann itu salah satu der trainer asli dari Bavaria. Dia lahir di Landsberg am Lech, kota di barat daya Bavaria, 65 kilometer arah barat Muenchen.

“Kami akan berada di belakangnya (Nagelsmann). Dia orang yang selalu ingin maksimal dan kami suka itu,” kata Kapitan Hoffe, Kevin Vogt, kepada Kicker. Vogt juga menyebut, meski musim depan tanpa Nagelsmann, Hoffenheim takkan lenyap dari persaingan papan atas. “Tanpa Julian, tak masalah,” lanjut Vogt.

Ambisi Nagelsmann menandai musim terakhirnya di Hoffe pun juga dikomentari Joshua Kimmich, bek kanan Bayern. Dikutip Bild, Kimmich menyebut ambisi Nagelsmann itu sebagai pemanis kompetisi Bundesliga. Bukan hanya Bayern yang bisa jadi juara Bundesliga. “Bagus di musim ini jika kami ada tantangan. Senang kalau ada orang yang tak banyak mengatakan target (juara) itu tiba-tiba mengutarakannya,” tutur Kimmich.

“Tapi, Bayern akan menghadapinya dengan cara apapun,” imbuh bek 23 tahun itu. Fakta, dalam dua musim pertamanya di Bundesliga, Nagelsmann dan Hoffenheim-nya sukses menjadi batu sandungan Bayern. Empat kali head to head dengan klub jawara Bundesliga baru sekali di musim lalu mereka takluk 2-5 pada Spieltag 20 di Allianz Arena.

Tiga duel sebelumnya, dua kali Nagelsmann menjadi pemenang dan sekali imbang. Dan, sekali imbang itu juga di Allianz Arena pada musim pertamanya. Masalahnya, Bayern yang dia hadapi nanti bersama Niko Kovac. Ingat, Kovac salah satu pelatih yang belum pernah dapat dia taklukkan.

Dari lima kali adu taktik dengan Kovac, tiga kali Nagelsmann ditahan imbang. Dua laga lainnya dia takluk. “Tak ada yang mudah, kami harus menekan diri kami pada performa mereka dan buat dia hanya punya sedikit peluang untuk menang,” koar Kovac pada konferensi persnya, di Saebener Strasse, tadi malam WIB, dikutip Eurosport. (ren/jpg)

loading...