1 Munchen vs Liverpool 3

Bayern Munchen Butuh Regenerasi Skuat

61
uefa.com CETAK GOL. Pemain Liverpool Sadio Mane mencetak gol pertama The Reds ke gawang Bayern Munchen pada leg kedua Liga Champions, kemarin.

MUNCHEN- Raksasa Jerman Bayern Munchen secara mengejutkan tersingkir dari Liga Champions, setelah kalah 1-3 saat menjamu Liverpool di Allianz Arena, Munchen, Kamis (14/3) dini hari WIB.

Tim besutan Niko Kovac yang sejatinya unggul dalam urusan ball possession itu, 54 berbanding 42 persen, tidak mampu menghadirkan kreativitas dan gagal memanfaatkan kendali bola yang mereka miliki dalam 90 menit pertandingan.

Tim yang setengahnya didominasi oleh pemain-pemain tak lagi muda, enam di antaranya sudah berkepala tiga, tercatat hanya mampu melakukan 7 serangan dan dua mengarah ke gawang Alisson Becker, tanpa mampu merobeknya.

Di sisi lain, tim tamu yang diisi dengan pemain muda dan berenergik, bermain lebih rapi dan efektif dalam urusan mencetak gol. Dari enam serangan yang mengarah ke gawang, tiga di antaranya sukses menemui belakang net gawang Manuel Neuer.

Dari hasil buruk ini, agaknya The Bavarians harus berpikir untuk segera melakukan regenerasi. Mereka harus segera mengganti sejumlah pemain yang tak lagi muda jika ingin masih kompetitif di level Eropa.

Gol pembuka The Reds sendiri datang dari pemain Senegal, Sadio Mane, yang sukses mengoceh Neuer dan dua pemain bertahan Munchen, yang gagal menutup arah tembakannya di pertengahan babak pertama.

Skuat asuhan Jurgen Klopp kembali menggandakan keunggulan mereka, setelah pemain bertahan Liverpool, Virgil van Dijk menyarangkan tandukan keras ke arah sisi kanan gawang Munchen, di pertengahan babak kedua, yang mustahil untuk ditepis Neuer.

Mane kembali menjadi momok saat tandukan kerasnya, menyambut umpan lambung Mohamed Salah, 7 menit menjelang akhir babak kedua, kembali menaklukan Neuer yang tidak kuasa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan gawangnya.

Satu-satunya gol tuan rumah di laga tersebut, datang dari gol bunuh diri pemain belakang Liverpool, Joel Matip, yang gagal menggagalkan upaya Serge Gnarby untuk menghadirkan gol penyeimbang di menit ke-39 laga.

Atas kekalahan ini, bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski seketika marah usai timnya tersingkir dari babak 16 Besar Liga Champions. Lewandowski menilai, kekalahan timnya karena kesalahan taktik yang diterapkan pelatih Niko Kovac yang dianggapnya tak tepat.

Alih-alih tampil menyerang, Kovac dinilai justru bermain defensif layaknya yang terjadi leg pertama. Lewandowski merasa jika Bayern harus lebih berani menyerang karena bermain di kandang. Tapi, itu tidak dilakukan pada laga leg kedua.

“Di leg pertama (di Anfield), kami tidak mengambil banyak risiko bagus untuk bermain menyerang dan mencoba untuk mendapatkan sebuah gol,” buka Lewandowski seperti dikutip dari beIN Sports.

“Hari ini (leg kedua) saya juga merasa tidak bermain menyerang dan berusaha mencetak gol karena tidak memiliki banyak peluang. Itu adalah masalah kami,” katanya kesal.

“Saya tidak senang, saya marah karena kita tahu apa yang harus dilakukan. Tapi kami tidak melakukannya,” tegas Lewandowski. (ruf/fin/wsa)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.