Bayi 2 Tahun Warga Cibatu Garut Positif Covid-19, Klinik Ditutup & Dokternya Diisolasi

251
0
Ricky Rizki Darajat

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut melaporkan penambahan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut pada Selasa (28/4). Saat ini, total pasien positif menjadi 10 orang.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat mengatakan pasien positif Covid-19 yang baru terkonfirmasi merupakan balita laki-laki berusia 2 tahun 2 bulan asal Kecamatan Cibatu.

Baca juga : Jalan Sewaka Kota Tasik Rawan Kejahatan, Terakhir Warga Kawalu Jadi Korban

Saat ini, pasien dalam tahap penjemputan ke lokasi oleh tim Dinas Kesehatan untuk proses perawatan dan penanganan medis di RSUD dr Slamet.

Sedangkan pasien positif KC-7, yang merupakan dokter di salah satu klinik kesehatan saat ini masih dalam penanganan di ruang isolasi RSUD dr Slamet Garut.

Sementara untuk klinik tempat kerjanya, ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi.

“Surat penutupannya sudah ada dari Dinas Kesehatan. Penutupan selama lima hari untuk sterilisasi. Sambil dilakukan evaluasi,” terangnya.

Selain satu positif, pada Selasa juga dilaporkan dua orang meninggal dunia. Satu orang merupakan orang dalam pemantauan (ODP) perempuan berusia 35 tahun asal Kecamatan Karangpawitan.

Baca juga : Pasien Positif Corona di Garut Kota Bertambah 1 Orang, Kawasan Perekonomian Disemprot Desinfektan

Sementara seorang lainnya adalah pasien dalam pengawasan (PDP) jenis kelamin laki-laki 45 tahun asal Kecamatan Pameungpeuk.

Dengan demikian, total ODP meninggal sebanyak 11 orang. Menurut dia, hampir dipastikan seluruh ODP yang meninggal memiliki penyakit penyerta dan telah mendapatkan penanganan sesuai protokol kesehatan. “Begitu pula total PDP meninggal sampai saat ini menjadi sembilan orang,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.