Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan Jadi Peserta JKN

733
0
GATHERING. Peserta media gathering BPJS Cabang Tasikmalaya memperhatikan layar monitor, Kamis (27/6). rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

TANUWIJAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ternyata mewajibkan pendaftaran bayi yang baru lahir dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) paling lambat 28 hari sejak dilahirkan.

Hal ini tercantum dalam pasal 16 ayat 1 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018.

Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Kharyanto menjelaskan, dengan adanya Perpres No 82 ini maka bayi tidak perlu lagi didaftarkan BPJS Kesehatan sejak dalam kandungan.

“Bayi dapat didaftarkan pada saat lahir hingga berusia 28 hari. Aturan ini pun berlaku sejak 18 Desember 2018,” katanya kepada radartasikmalaya.com saat media gathering di Aula BPJS Kesehatan Jalan Tanuwijaya Kota Tasikmalaya, Kamis (27/6).

Dulu, terang dia, bayi harus didaftarkan sejak dalam kandungan karena ada waktu aktivasi hingga 14 hari, sekarang tidak. Pada saat lahir, langsung didaftarkan dan langsung aktif.

“Sepanjang ibunya terdaftar sebagai peserta, baik yang penerima upah atau yang mandiri, bayi wajib didaftarkan hingga 28 hari pertama,” terangnya.

Aturan baru ini, tambah dia, menjadi lebih praktis dan dapat memudahkan orang tua mendaftarkan bayinya.

“Jadi tidak perlu risau dari sejak kandungan harus didaftarkan. Ini menjadi salah satu perubahan signifikan, terlebih bagi pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Jelas dia, pengurusannya sangat cepat. Pada hari pendaftaran, kartu kepesertaan milik bayi tersebut langsung jadi.

“Kalau orang tuanya belum terdaftar (sebagai peserta JKN-KIS, Red), harus menunggu 14 hari. Makanya kami minta agar orang tuanya segera menjadi anggota JKN agar proses penjaminan bayinya lebih cepat,” jelasnya. (rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.