Baznas Kabupaten Tasik Salurkan 1.230 Paket Sembako, Honorer & Sukwan Berikutnya

222
0
Ketua Baznas Kabupaten Tasikmalaya KH Acep Tohir Fuad saat berbicara soal lonjakan penerimaan ZIS di kantor Baznas, kemarin (1) DIWAWANCARA.

SINGAPARNA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tasikmalaya menyalurkan paket sembako kepada 1.230 penerima.

Dalam waktu dekat, bantuan juga akan diberikan kepada guru honorer dan tenaga sukarelawan (sukwan) di instansi.

Baca juga : Jelang Lebaran, Harga Sembako di Kabupaten Tasik Masih Stabil

Pembagian sembako, kemarin, dalam rangka meringankan beban kehidupan masyarakat, terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

Antara lain dari kalangan tukang becak, pedagang kecil di lingkungan sekolah yang berhenti usaha karena libur sekolah dan sebagian guru ngaji sesuai rekomendasi Unit Penerimaan Zakat (UPZ) masjid besar kecamatan.

Kepala Divisi Bagian Pendistribusian Zakat, Infak Sedekah (ZIS) Baznas Kabupaten Tasikmalaya Ade Badru Zaman SHI menjelaskan, paket sembako tersebut bersumber dari bantuan Baznas pusat berupa 1.000 paket beras 5 kilogram dan zakat, infaq, sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para agnia atau pengusaha di Tasikmalaya.

”Kami menerima bantuan paket beras dari Baznas pusat untuk 1.000 orang, masing-masing lima kilogram yang kemudian kami jadikan paket sembako lengkap dengan jumlah total 1.230 paket. Alhamdulillah di bulan Ramadan ini, kami telah menyelesaikan pendistribusiannya secara utuh,” ungkap Ade kepada Radar, Jumat (15/5).

Untuk program Baznas berikutnya, lanjut Ade, adalah pendistribusian bantuan uang kepada guru tidak tetap dan tenaga sukarelawan di sejumlah lembaga atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), madrasah termasuk di kantor urusan agama (KUA) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami menyiapkan bantuan keuangan untuk sejumlah 1.369 orang. Penyalurannya sudah kami lakukan sejak Kamis (14/5) hingga enam hari ke depan, selanjutnya,” terang Ade.

Teknis penyaluran bantuan tersebut, tambah Ade, Baznas menerapkan dua metode.

Yakni melalui transfer langsung ke rekening penerima dan cara kedua adalah mengundang calon penerima ke kantor Baznas secara bertahap.

Hal itu dilakukan untuk menyiasati adanya kebijakan social distancing dan physical distancing dalam rangka pencegahan penyebaran wabah virus corona.

“Penyaluran bantuan terus kami genjot namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam situasi wabah Covid-19 ini,” ujarnya.

Baca juga : Service Laptop Cepat & Berkualitas di Rajapolah Kabupaten Tasik

Salah satu penerima bantuan paket sembako dari Baznas, Komar (56) mengaku sehari-hari sebagai pedagang kecil. Dia terkena dampak Covid-19, karena sepi pembeli. Bahkan, dia berhenti berdagang.

“Mudah-mudahan cukup untuk sehari-hari kedepan. Untuk makan,” tutur dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.