Beban di Pundak Gonzalo Higuain

10

MILAN – AC Milan wajib menang atas F91 Dudelange di matchday kelima Grup F untuk menjaga peluang mereka lolos ke babak 32 besar Liga Europa 2018/2019. Sang bomber, Gonzalo Higuain menanggung beban terbesar untuk tantangan ini.

Bukan saja karena ia harus memimpin sebagian besar pemain lapis kedua, penyerang berjuluk El Pipita itu juga mesti membayar kesalahannya setelah diusir dalam laga kontra Juventus. Akibat kartu merah di pertandingan itu, Higuain dihukum tiga pertandingan liga domestik.

Satu pertandingan penting di Serie A kontra Lazio sudah ia lewatkan. Dengan absennya Higuain yang memperparah krisis pemain timnya setelah kehilangan delapan pemain akibat cedera, Rossoneri hanya mampu bermain imbang 1-1 dan gagal masuk empat besar.

Makanya, menghadapi Dudelange, penyerang asal Argentina itu dituntut memberikan kontribusi besar lewat gol. Apalagi, Milan sejauh ini masih dalam persaingan keras untuk lolos ke fase knockout.

Saat ini, Milan masih di peringkat kedua Grup F dengan poin tujuh atau tertinggal satu angka di belakang pemuncak klasemen, Real Betis. Jumlah poin Milan sama seperti Olympiacos namun unggul head to head.

Dengan poin yang begitu ketat, dan mengingat mereka harus melawat ke markas Olympiacos di laga terakhir, tidak ada pilihan lain bagi Milan selain mengalahkan F91 Dudelange.

Makanya, Pelatih Gennaro Gattuso sejak awal mengingatkan anak asuhnya untuk menampilkan permainan terbaik di San Siro.

Gattuso sendiri menegaskan bahwa ia berencana memainkan Higuain dan Patrick Cutrone sejak awal. Higuain? Dia akan bermain pada hari Kamis (Jumat), kami juga berharap bahwa Cutrone akan pulih.

Kami akan mencoba bermain dengan dua striker. Higuain bekerja dengan serius dan berlatih meskipun hari libur, kata Gattuso dikutip dari Calciomercato.

Walau sangat kecewa dengan hasil seri di markas Lazio karena mereka kebobolan di injury time, Gattuso yakin mereka dalam situasi bagus menyongsong laga ini. Ia juga percaya bahwa krisis pemain tidak membuat mereka melemah.

“Saya yakin bahwa kami memiliki kualitas untuk melakukannya dengan baik,” klaimnya di Milan TV.

Ia hanya berharap mereka mengurangi kesalahan dan fokus selama 90 menit. “Kami mencoba untuk mencari tahu apa yang terjadi, jika kami salah, kami akan mencari tahu dan mencoba untuk meningkatkan diri agar tidak mengulang kesalahan. Kami bermain baik melawan Lazio, menggabungkan kuantitas dan kualitas,” ujarnya. (fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.