Beberapa Kebutuhan Pokok di Kota Tasik Mulai Naik

54
0
radartasikmalaya
Satgas Pangan Kota Tasik saat sidak harga sayuran di Pasar Cikurubuk, Rabu (23/12). diskominfo for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Tasikmalaya, mulai mengalami kenaikan, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya adalah daging ayam, cabai, dan telur.

Pantauan di Pasar Cikurubuk Kota Tasik, harga daging ayam saat ini bekisar Rp 34 ribu per kilogram.

Harga itu mengalami kenaikan dibandingkan ketika kondisi normal yang berkisar Rp 28-30 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang ayam di pasar itu, Asep mengatakan, kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak tiga pekan terakhir.

“Memang dari sananya naik,” katanya kepada wartawan, Rabu (23/12).

Kendati harga mengalami kenaikan, ia mengatakan, pasokan daging ayam masih aman hingga saat ini.

Hanya saya, harganya lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, salah seorang pedagang telur ayam, Sopyan menuturkan, harga telur di pasaran sudah naik sejak beberapa hari terkahir.

Menurut dia, harga telur ayam per kilogram sudah sampai menembus Rp 28 ribu.

“Jelan Natal kali ini tinggi. Tahun kemarin mah gak sampai segini,” terangnya.

Ia menambahkan, pada momen jelang Natal tahun lalu, harga telur hanya mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

Sementara dalam kondisi normal, harganya hanya berkisar Rp24-25 ribu per kilogram.

Menurut Asep, kenaikan harga telur itu disebabkan harga pakan ayam yang naik. “Katanya pakan habis dan harganta naik,” tambahnya.

Tim Satgas Pangan Kota Tasikmalaya juga telah melaksanakan operasi pasar pada Rabu pagi.

Tujuan operasi pasar itu adalah untuk menjamin ketersediaan kebutuhan bahan pangan masyarakat dan stabilitas harga menjelang Libur natal dan tahun baru.

Berdasarkan hasil operasi pasar tersebut, harga masih relatif normal dan ketersediaan bahan pangan diperkirakan cukup sampai Januari 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf mengatakan, kenaikan harga menjelang Natal merupakan hal yang wajar.

Menurut dia, setiap menjelang hari besar merupakan momentum bagi para pedagang bisa mengambil keuntungan sedikit lebih besar dari biasanya.

“Saya kira ini hal yang wajar,” katannya.

Yusuf menandaskan, kenaikan harga yang terjadi saat ini masih dalam batas wajar.

Ia menilai, masyarakat juga tak banyak keberatan akan kenaikan itu.

Sebab, umumnya masyarakat sudah tahu jelang hari besar akan terjadi peningkatan harga.

Setelah itu, ia meyakini, harga akan kembali turun dan stabil. Selain itu, menurut dia, daya beli masyarakat masih dalam kondisi baik.

“Kalau telur dan cabai itu wajar. Itu pasti akan stabil kembali,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.