Beberkan Kisruh Internal Jokowi, Relawan Warning Mahfud MD: Jangan Singgung KH Ma’ruf Amin!

2854
Mahfud MD

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Mahfud MD membeberkan kasus kardus durian yang menyeret Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika itu mengusut perkara suap di lingkungan Kemenakertrans, di mana Muhaimin Iskandar alias Cak Imin merupakan menterinya.

Kasus kardus durian ini diketahui menyeret nama-nama orang besar. Salah satunya mantan Menakertrans Muhaimin Iskandar yang juga kader NU.

Uang suap tersebut ditempatkan di sebuah kardus durian, maka munculah istilah kasus suap Durian.

Saat ini, PKB menjadi salah satu parpol pengusung Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Mahfud juga membeberkan proses pemilihan KH Ma’ruf Amin yang diawali dengan adanya ancaman Nahdlatul Ulama (NU) bakal meninggalkan calon petahana itu.

Ancaman KH Ma’ruf Amin itu pula yang kemudian mengantarkannya dipilih mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menanggapi hal itu, salah satu organ relawan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin Keluarga Besar Marhaenis (KBM) memberikan warning kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebab, apa yang disampaikan Mahfud itu jelas-jelas sangat menyinggung Rais Aam NU.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPN KBM Cahyo Gani Saputro menilai, pernyataan yang disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD itu sudah sangat menyinggung Kiai Ma’ruf.

“Saya kira Pak Mahfud tidak perlu menyinggung tentang Pak Ma’ruf Amin. Untuk menjaga suasana batin semua pihak,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/8/2018).

Untuk itu, Cahyo meminta Mahfud bisa bersikap lebih arif dalam perkembangan situasi politik yang berlangsung saat ini.

Terutama di kubu pendukung petahana Presiden Joko Widodo.

“Pak Mahfud harus arif. Bijaksanalah menyikapi dinamika politik yang berjalan. Menjaga tradisi budaya ketimuran kita,” katanya.

Kendati demikian, lepas dari koar-koar pria kelahiran Pamekasan, Madura, Jawa Timur itu, pihaknya menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada Jokowi’Ma’ruf di Pilpres 2019,

Menurutnya, pemilihan Kiai Ma’ruf itu adalah sebuah pilihan yang sangat tepat.

“Terpilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai bakal cawapres merupakan suatu konsensus dan bertemunya berbagai kepentingan,”

“Baik partai politik, ormas, kelompok kepentingan dan kelompok penekan serta relawan,” paparnya.

Untuk diketahui, Mahfud MD sebelumnya membeberkan kasus kardus durian diduga lantaran kecewa karena dianggap bukan kader NU yang dikeluarkan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Padahal Mahfud memiliki kedekatan dengan petinggi-petinggi NU.

Bahkan Mahfud pernah menyelamatkan menteri sekaligus kader NU yang terseret kasus korupsi.

Kala itu, Said Aqil Siradj menelepon Mahfud MD. Said Aqil meminta bantuan Mahfud MD agar menteri dari NU bisa diselamatkan dari kasus korupsi.

“Kasus menteri terseret kasus kardus durian. Saya ingat, ketika waktu berada di Mekkah, pagi-pagi subuh, Pak Aqil Siroj menelepon saya dan berbicara.”

“‘Pak Mahfud, Pak Mahfud Tolong, sesama kader NU tolong ini diselamatkan. Nanti NU bisa rusak ini kalau kena,” kenang Mahfud MD ketika berbicara di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa malam (14/8/2018).

(ruh/pojoksatu/radartasikmalaya)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.