Beranda Kota Tasik Bedah Masa Lalu Terjatuh ke dalam Senyumanmu

Bedah Masa Lalu Terjatuh ke dalam Senyumanmu

97
BERBAGI

HZ MUSTOFA – Kegiatan bedah buku atau diskusi buku merupakan salah satu cara efektif menyampaikan pemikiran penulis atau penyair.

Hal ini dilakukan oleh komunitas Beranda 57 di Route 66 coffee and kitchen di Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Rabu (28/3) sore dengan membedah antologi puisi Masa Lalu Terjatuh Ke Dalam Senyumanmu karya Kedung Darma Romansha.

Presiden Beranda 57 Bode Riswandi memaparkan di Tasikmalaya para pecinta dan penulis puisi sangat luar biasa. Maka dari itu, pihaknya ingin puisi itu tidak hanya familiar di kalangan pecinta sastra.

Tetapi juga bisa merambah ke masyarakat umum. “Kegiatan ini minimal meningkatkan gairah menulis puisi pada mereka yang belum pernah menulis puisi,” ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) ini.

Melalui bedah buku antologi puisi itu, Bode berharap banyak lahir penyair di Tasikmalaya. Namun, menjadi penyair juga bukan pekerjaan sederhana. “Kita bisa berupaya mengucapkan yang sangat sensitif sekalipun.

Tapi dalam sastra kita bisa mengemas dengan hal yang lain tanpa menghilangkan esensinya,” paparnya.

Penyair Kedung Darma Romansha mengutarakan buku antologi puisi kedua ini berisi 33 puisi. Ditulis sepanjang tahun 2004-2015. Sebelumnya dia sudah menerbitkan antologi pertamanya Uterus (2014).

Melalui antologi kedua itu, dia ingin menyampaikan pesan tentang manusia. Yakni kehidupan masyarakat yang tidak lepas dari kehidupan masa lalu. “Sesungguhnya ‘Masa Lalu Jatuh Ke Senyumanmu’ memberitahu kita bahwa sejarah masa lalu indah apa adanya,” terangnya. (mg2)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.