Bedanya Rapid Test dan Swab untuk Orang yang Pernah Kontak dengan Pasien Positif Corona di Kota Tasik

373
1

KOTA TASIK – Setelah data tracking atau pelacakan pada orang-orang yang telah kontak dengan lima pasien positif corona terkumpul, Tim Crisis Center Covid-19 (TCC) Kota Tasik akan langsung Rapid Test dan Swab.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Tim Crisis Center Covid-19 Kota Tasik, Uus Supangat.

“Kita sekarang terus tracking kepada orang-orang yang telah kontak sebelumnya dengan mereka (pasien positif corona, red),” katanya kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (28/03) sore usai rapat tertutup di Hotel Santika.

Baca juga : Selasa, Pemkot Tasik Berlakukan Karantina Wilayah

Uus menerangkan, pihaknya saat ini masih belum mendapatkan hasil data tracking, karena untuk 5 orang positif corona dari jumlah keseluruhan baru diketahui hari ini.

Namun, setelah data hasil tracking terkumpul akan dilakukan rapid test atau tes cepat bagi mereka yang pernah terlibat kontak dengan para pasien positif.

“Kita lakukan rapid test, pasti nantinya setelah data didapatkan hasil tracking,” terang Uus.

Baca juga : 5 Warga Kota Tasik yang Positif Corona Terpapar di Lembang Bandung

Meski demikian, tambah Uus, jika nantinya hasil rapid tes menunjukkan negatif bagi warga sesuai hasil data tracking, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan beberapa hari ke depan dengan tes ulang.

Pasalnya, hasil rapid tes selama ini berbeda dengan hasil uji laboratorium Swab. “Hasil Swab dan rapid tes tentu berbeda,” tambahnya.

“Kalau hasil swab negatif bisa dipastikan tak akan terkonfirmasi positif. Tapi kalau rapid tes menunjukkan negatif, itu belum tentu bisa dipastikan negatif. Karena uji sampelnya berbeda. Tapi, kalau hasil rapid tes positif, itu bisa langsung menunjukkan positif,” sambungnya.

Pihaknya pun dalam memastikan warga tak terpapar corona di wilayahnya tak akan begitu mudah percaya dengan metoda sampel rapid test.

Soalnya, jika nantinya hasil rapid tes salah seorang negatif dan sudah dibiarkan membaur lagi dengan masyarakat itu tentunya akan sangat bahaya karena belum tentu itu negatif.

“Makanya, bagi yang terpapar menjalani tes melalui metoda rapid, pihaknya dalam waktu tiga atau empat hari ke depan yang negatif akan dilakukan tes ulang,” pungkasnya.


(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. sini yuuukk pada merapat…
    asik main game dapat hadiah bonus,
    dan bisa jadi jutawan juga…
    hanya di bola165 ,org
    rasakan sensasinya guuuys……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.