Begal Bisa Ditembak

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Sampai tadi malam, Polres Tasikmalaya Kota masih memburu dua pelaku begal yang masih buron. Kuat dugaan, para pelaku aksi kejahatan jalanan itu berada di luar Tasikmalaya.
Kapolres Ta­sikmalaya Kota AKBP Febry Kur­niawan Ma’ruf SIK SH menjelaskan pe­tunjuk kedua pelaku su­dah pihaknya kan­tongi. Namun de­mikian, kata perwira menengah ini, dibutuhkan wak­tu untuk me­nang­kapnya. “Karena dugaan kita mereka sudah tidak ada di Kota Tasikmalaya,” terangnya Jumat (24/8).

Disinggung perlunya membuat efek jera kepada pelaku pembegalan, Kapolres mengatakan tidak menutup kemungkinan pihaknya melakukan aksi tembak di tempat kepada pelaku kejahatan. Namun demikian, itu bisa dilakukan ketika pelaku kejahatan melakukan perlawanan dan mengancam keselamatan petugas dan masyarakat.

“Kalau memungkinkan bisa kita lakukan itu (tembak di tempat, Red),” ujarnya.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tasikmalaya Yoga Ahmad Fauzi berharap polisi bisa segera menangkap dua buronan begal. Dia khawatir, para pelaku bisa melakukan aksi pembegalan lagi jika masih berkeliaran.

“Polisi harus serius dan menangkap semua pelaku,” desaknya.
Menurutnya, menjaga keamanan masyarakat jangan sampai dianggap sepele, pasalnya kekhawatiran warga, berdampak kepada berbagai bidang kehidupan. Mulai perekonomian, pendidikan hingga keagamaan. Itu juga harus menjadi salah satu fokus perhatian dari pemerintah. “Bagaimana mau berangkat ngaji atau bekerja kalau masyarakat merasa tidak aman,” katanya.

Polres Tasikmalaya Kota, sebelumnya, berhasil meringkus enam pelaku begal yang beraksi di berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya. Sebelumnya, polisi menangkap dua pelaku begal, yakni TS (32) dan AH (24) beberapa waktu lalu. Kini polisi tengah mengejar dua pelaku lain yang saat ini berstatus buron.

”Alhamdulillah, ini juga berkat dukungan informasi dari masyarakat. Kita berhasil menangkap pelaku begal,” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf saat ekspos di Mapolresta Kamis (23/8).

Dia menjelaskan bahwa pengungkapan pelaku begal hasil jerih payah tim khusus (timsus) yang diisi gabungan personel Polres dan Polsek. Mereka, kata Febry, terus bekerja keras mengungkap kasus kejahatan jalanan. “Kemudian hasil penyelidikan kita dapat petunjuk mengarah kepada pelaku yang kita tangkap,” papar perwira berpangkat melati dua.

Keenam pelaku begal tersebut yakni GOD (28), warga Kabupaten Ciamis, FF (30), warga Kabupaten Ciamis, MR (27), warga Mangkubumi Kota Tasikmalaya, AH (26), warga Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, ZA (28), warga Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, IN (22) warga Padakembang Kabupaten Tasikmalaya. Sementara pelaku yang buron yakni YS dan HN. “Dua lagi masih dalam pencarian, tapi kami sudah tahu siapa mereka,” katanya.

Menurut Febry, keenam pemuda yang diamankan merupakan komplotan pelaku pembacokan disertai pencurian sepeda motor di wilayah Bungursari, perampokan konter HP dan pembegalan ponsel pengendara motor pada 11-12 Agustus 2018. Selain itu, mereka juga beraksi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. “Pelakunya masih komplotan dan orang-orang yang sama,” ujarnya. (rga)

loading...