Belajar Daring Macet, MI Pasawahan Ciamis Pake Sistem Ambil Tugas ke Sekolah

127
0

BANJARANYAR – Proses belajar mengajar dengan sistem Daring (Online) di masa Pandemi Corona dikeluhkan guru serta orang tua murid, MI Pasawahan Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis.

Kendalanya, mulai dari sinyal yang lemah dan kemampuan warga untuk memiliki handphone hingga isi kuota atau pulsa.

Guru Kelas MI Pasawahan, Yayat Hayatul Hasani alias Opet mengungkapkan, di saat pandemi corona, proses belajar harus menggunakan sistem daring.

Namun, untuk wilayah Desa Pasawahan ini ada beberapa titik yang kesulitan sinyal.

Adalah, Dusun Mekarsari, Ciakar dan beberapa  lain juga ada yang sulit sinyal meski dekat dengan tower seluler.

“Di wilayah tersebut ada tiga SD, satu MI, SMP satu dan SMK satu. Dari seluruh siswa MI, paling hanya 25 persen yang punya HP dan tidak memadai untuk daring,” ungkap Yayat kepada Radar Jumat (17/6) pagi.

Makanya, kata Yayat, solusinya itu tidak dilakukan daring. Melainkan dengan membagi siswa dalam beberapa kelompok, untuk tatap muka.

“Misalnya satu kelas ada 15 orang, dibagi tiga. Satu kelompok lima orang giliran tiap hari datang ke sekolah. Hari Senin lima orang yang harus datang ke sekolah. Lalu hari Selasa giliran kelompok berikutnya, dan seterusnya,” papar Yayat.

“Tapi, para siswa datang ke sekolah bukan untuk belajar, melainkan hanya mengambil tugas dari guru. Dan tugas itu dikerjakan di rumah,” sambungnya.

Kata Yayat, tugas tersebut diprint, terus dicatat oleh siswa.

“Kalau di foto copy jauh tempatnya daei sekolah. Makanya mereka tulis. Setelah  dikerjakan di rumah, setelah masuk jadwal berikutnya  dibawa tugas yang telah dikerjakan di rumah dan diperiksa oleh guru. Lalu, mereka juga mengambil tugas lagi,” terangnya.

Yayat menambahkan, ada 104 siswa di MI Pasawahan itu  belajar sistem ambil tugas secara bergantian.

“Untuk datang ke sekolah pun mereka tidak diharuskan pakai seragam,”  ujarnya.

Untuk para guru, lanjut Yayat, setiap hari kerja selalu masuk, karena ada murid yang datang ke sekolah, membawa tugas dan menyerahkan hasil tugasnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.