Guru SD/MI Harus Manfaatkan Teknologi

Belajar Matematika Lebih Seru

26
0
Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya SEMINAR PENDIDIKAN. Mahasiswa Prodi PGMI IAILM Suryalaya Tasikmalaya didorong untuk meningkatkan skill mengajar matematika yang inovatif.

TASIK – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Tasikmalaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dengan menggelar seminar pendidikan Senin (31/12).

Seminar bertema Pembelajaran Matematika Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 ini menghadirkan narasumber Guru Besar Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Turmudzi MEd MSc PhD.

Dosen Matematika Prodi PGMI IAILM Suryalaya Neneng Maryani SPd MPd mengatakan tujuan seminar ini untuk mempersiapkan calon guru Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidiyah (MI) yang dapat mengemas pembelajaran matematika dengan kreatif, fun inovatif dalam menyongsong era revolusi industri 4.0.

“Kreatif dan inovatif ini harus dimiliki oleh tenaga pengajar agar siswa antusias dan cepat memahami pelajaran,” jelas Neneng. Lanjutnya, pengajaran matematika harus menyesuaikan diri dengan gerakan revolusi industri 4.0, suatu era industri yang memanfaatkan teknologi digital dan cyber.

Ada pergeseran pola pengajaran matematika dari era sebelumnya yang harus diikuti guru matematika. Jika dulu pendidikan matematika masih didominasi alat peraga, di era industri 4.0 lebih pada pemanfaatan aplikasi perangkat lunak.

Aplikasi matematika yang bisa diunduh via internet memudahkan siswa mempelajari geometri, aljabar, aritmetika, statistik, hingga kalkulus.

Loading...

Ia mengakui, saat ini matematika masih dinilai para siswa sebagai ilmu yang sulit dipelajari sehingga dampaknya para siswa makin tidak paham, tidak menyukai dan sering menghindarinya.

Padahal, ujarnya, matematika digunakan sebagai alat untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi di era revolusi industri 4.0 ini, matematika semakin dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing suatu negara.

“Makanya pengajar matematika harus memiliki misi yang kuat untuk mendekatkan siswa dengan matematika dengan menggunakan berbagai metode inovatif,” jelasnya. (ujg/na)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.