Belajar Menanam di SMK Pertanian Jabal Toriq di Kadipaten Tasik

185
0
PANEN. Siswa SMK Pertanian Jabal Toriq menunjukkan hasil panen sayuran. Siswa belajar menanam dan memasarkan sayuran. istimewa

TASIK – Siswa SMK Pertanian Jabal Toriq di Kampung Cirando Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya belajar menanam berbagai macam jenis sayuran di lahan sekitar lokasi sekolah.

Sekretaris Yayasan Jabal Toriq Yuga Pramana mengatakan, pihaknya memanfaatkan lahan seluas 2 hektar untuk ditanami berbagai macam tanaman sayuran.

Baca juga : Keluar Masuk Mal di Kota Tasik Diawasi Petugas

“Anak-anak belajar menanam sayuran berupa pakcoy, bayam, kangkung, lobak, sawi dan timun. Semuanya ada 44 jenis komoditas sayuran dan palawija,” ujarnya kepada Radar, Senin (8/6).

Yuga mengatakan, siswa belajar mulai dari me­na­nam hingga menjual hasil panen.

Dengan begitu, siswa belajar cara bertani dan berwirausaha. Ia me­ngatakan, SMK Pertanian tersebut dibangun dengan memanfaatkan potensi yang ada. Kebetulan di sini potensi perkebunan cukup bagus, sehingga dibuatlah SMK Pertanian sejak 5 tahun yang lalu.

“Adapun program menanam komoditas sayuran dan palawija baru fokus 3 bulan ke belakang. Alhamdulillah meskipun masih belajar, anak-anak cukup senang dan ikut belajar mulai dari nol hingga pemasaran,” katanya.

Menurutnya, dari luas lahan 11 hektar, baru 2 hektar lahan saja yang dimanfaatkan untuk menanam. Dari sebanyak 44 jenis komoditas yang rencana ditanam, sekarang baru ditanam sebanyak 13 komoditas saja.

Ia mengatakan, siswa belajar bagaimana paska panen, belajar proses setelah panen, membuat minuman lemon dan membuat produk bayam krispi yang segera di-launching.

“Tanam hasil panen dipasarkan setiap Rabu dan Minggu,” kata dia.

Baca juga : Istri Bandar Sabu Sempat Coba Bunuh Diri di Hotel Mewah di Cipedes Kota Tasik

Selain dijual secara offline, sayuran ini dijual juga secara online melalui media sosial.

“Alhamdulillah makin lama makin ramai yang beli. Melalui program ini, saya ingin mengubah mindset anak muda agar mau bertani,” katanya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.