Beranda Kota Tasik Belajar Moral dari Lagu-Lagu Daerah

Belajar Moral dari Lagu-Lagu Daerah

200
BERBAGI

PASAR WETAN – Puluhan anak usia dini hingga remaja mengikuti Indonesia Folksong Concert Golden Voice 2018 di Mayasari Plaza, Minggu siang (1/4). Mereka memeragakan busana dan menyanyi lagu-lagu daerah.
“Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Di mana anak-anak menyanyikan lagu-lagu daerah dari seluruh nusantara. Kita sengaja memilih tema lagu daerah, pasalnya setelah mereka mengenal nantinya akan tumbuh rasa cinta dan kebanggaan dengan sendirinya,” ujar Owner Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Golden Voice Nita Anita di sela acara kemarin.
Sekarang ini lagu-lagu daerah semakin pudar. Itu akibat pengaruh budaya asing. Melalui mengikuti Indonesia Folksong Concert Golden Voice 2018, kata Nita, diharapkan anak-anak itu percaya diri menampilkan lagu-lagu asal daerahnya.
Folksong Concert Golden Voice 2018, kata Nita, diikuti 30 peserta. Mereka adalah anak didik di LKP Golden Voice. Usianya, mulai usia 6 hingga 16 tahun.
Para peserta menyanyikan lagu-lagu daerah. Diantaranya, Cublak Cublek Suweng, Apuse, Ampar-ampar Psang, Gambang Suling, Rasa Sayange dan masih banyak yang lainnya.
“Ini acara yang ke tiga kali diadakan. Tahun pertama di 2014 bertemakan lagu anak-anak, 2017 lagu pop anak Indonesia, dan sekarang mengusung tema daerah. Kita juga membagikan piala penghargaan untuk semua peserta yang tampil. Tidak melihat bagus atau tidaknya dengan mereka tampil percaya diri membawakan lagu daerah juga kita sangat bangga,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs H Achdiat Siswandi MP mengatakan dengan mengenalkan lagu-lagu daerah kepada anak-anak bisa menumbuhkan bakat dan minat akan kecintaan akan budaya daerah. Banyak pesan moral dan nilai-nilai yang bisa diambil dari lagu daerah. Seperti lagu Gundul-Gundul Pacul atau yang lainnya. Dari beberapa literatur bahwa pesan dari lagu Gundul-Gundul Pacul yaitu orang yang tidak memiliki kecerdasan intelektual atau spiritual yang memadai, cenderung tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya.
“Banyak lagu-lagu daerah yang mengandung pesan moral yang bisa dikenalkan kepada anak. Selain itu juga, melalui kegiatan seperti ini mencari bibit unggul khususnya bakat-bakat menyanyi lagu daerah. Generasi muda saat ini dengan perkembangan zaman, lagu-lagu daerah harus terus dilestarikan terutama sejak dini,“ terang dia. (mg2)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.