Belajar PJJ di Kota Banjar Terganjal Kuota

34
0
Ahmad Yani Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar
Ahmad Yani Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Kouta internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) belum diterima siswa dan guru. Hal ini menyulitkan siswa yang akan mengikuti pelajaran sekolah melalui sistem daring.

Banyak di antaranya para orang tua yang harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli kuota. “Jadi beli sendiri karena tidak ada kuota bantuan,” kata Susi Sukmawati, salah satu orang tua siswa sekolah dasar di Kota Banjar, Senin (26/1).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani mengatakan pemerintah pusat maupun provinsi belum memberikan informasi lagi kapan bantuan kuota internet untuk belajar disalurkan. “Nggak tahu kapan penyalurannya, dari pusat belum ada info terkait itu,” kata Ahmad Yani.

Baca juga : Kasus Covid-19 di Kota Banjar Terus Bertambah

Bantuan kuota belajar itu sebelumnya sebesar 35 giga bite (GB) untuk siswa dan 42 GB untuk para guru. “Untuk jumlahnya kita tidak tahu karena itu langsung dari pusat ke sekolah-sekolah,” katanya.

loading...

Dampak dari keterlambatan pendistribusian kuota belajar itu mengganggu kelancaran aktivitas belajar jarak jauh. “Dampaknya terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, kesulitan melaksanakan pembelajaran daring. Jelas menghambat, maka solusi diantaranya kami telah memerintahkan kepada sekolah agar guru-guru mata pelajaran atau guru kelas membentuk tutor-tutor sebaya atau seumur,” kata dia. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.