Belajar Tatap Muka di Ciamis Batal Dilaksanakan

1660
1

CIAMIS – Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis berencana akan mulai melaksanakan belajar mengajar tatap muka di sekolah pada awal Agustus ini, khususnya di kecamatan yang masuk zona hijau penyebaran Covid-19.

Namun, hal tersebut batal dilaksanakan karena masih memperhatikan perkembangan kasus dan kewaspadaan lainnya.

Baca juga : Ormas dan LSM Ciamis Audensi ke DPRD, Minta Kaji Ulang IMB Tower dan..

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya mengatakan, per­siapan ke­giatan belajar meng­ajar (KBM) ta­tap muka ma­sih dalam pem­bahasan oleh Dinas Pen­didikan dan Kesehatan dengan matang, sehingga belum bisa dilaksanakan awal Agustus ini sesuai rencana awal.

“Keputusan tersebut harus penuh kehati-hatian, karena bila salah memutuskan dapat membahayakan para peserta didik juga,” ujarnya, menjelaskan.

Menurutnya, dalam pelaksanaan KBM tatap muka ini harus ada tahapannya sekalipun memang Ciamis sudah masuk zona hijau.

Di mana, dimulainya di tingkat SMA/SMK selama 14 hari, kalau aman tidak ada kasus baru bisa dilanjutkan ke SMP dan SD juga TK, pihaknya ingin dilaksanakan secara umum, tapi melihat kondisi mungkin secara parsial di beberapa ke­camatan nan­tinya.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudia­wan me­ngatakan, pi­haknya saat ini meng­hitung angka reproduksi kasus di kecamatan- kecamatan.

Baca juga : Ciamis Mulai Berbenah Sambut 2 Pintu Tol

Di mana berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan syarat untuk menggelar KBM tatap muka harus level hijau di skala Kabupaten Ciamis.

“Semoga segera dapat instruksi baru dari Gugus Tugas Jawa Barat. Memang yang tadinya diizinkan tanggal 3 Agustus jadi ditunda karena adanya keraguan. Maka saat ini KBM kami kaji ulang lagi,” ungkapnya. (isr)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. Saya setuju sekali .Karena menjelang Iedul Adha banyak orang mudik dari suatu daerah ke daerah lain.Banyak yang menghadiri hajatan pernikahan.dll.Menurut saya harus di pantau reaksinya selama 14 hari.Disambung lagi dengan Pilkades serentak,dan HUT RI,17 Agustus.Itupun harus dipantau selama 14 hari ,untuk memastikan bahwa Ciamis aman dari penularan/terpapar covid 19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.