Belanja di Pasar Kota Banjar Bisa Pake Online

171
0
DIGITALISASI. Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Mikro Kantor Wilayah BRI Bandung Andreas Chandra Santoso (kanan) dan Pemimpin Cabang BRI Banjar Affandi Ahmad (kiri) bersama salah satu pedagang Pasar Banjar yang sudah memanfaatkan aplikasi pasar.id, Rabu (25/11). Cecep herdi / radar tasikmalaya
DIGITALISASI. Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Mikro Kantor Wilayah BRI Bandung Andreas Chandra Santoso (kanan) dan Pemimpin Cabang BRI Banjar Affandi Ahmad (kiri) bersama salah satu pedagang Pasar Banjar yang sudah memanfaatkan aplikasi pasar.id, Rabu (25/11). Cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Dunia digital terus berkembang, berbagai layanan canggih dari telepon pintar terus ditingkatkan. Seperti contohnya aplikasi untuk belanja secara online. Belanja online ini yang sudah diterapkan di Pasar Banjar.

Pembeli tinggal order melalui aplikasi pasar.id milik Bank BRI. Pesanan pun oromatis akan diantarkan sampai ke tujuan.

“Belanja di Pasar Banjar kini bisa dari rumah, apalagi saat pandemi seperti ini masyarakat harus menghindari kerumunan. BRI menghadirkan aplikasi web pasar pasar.id untuk masyarakat. Aplikasi ini mudah, cepat, aman,” kata Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Mikro Kantor Wilayah BRI Bandung Andreas Chandra Santoso saat launching Digitalisasi Pasar Banjar di BRI Cabang Banjar, Rabu (25/11).

Diharapkan dengan aplikasi ini, selain memudahkan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok di pasar tradisional, juga mampu mempertahankan omset pedagang pasar (UMKM). Sebab tak bisa dipungkiri akibat pandemi Covid-19, rata-rata pedagang mengalami penurunan omset.

“Kelebihan aplikasi ini, pembeli akan berinteraksi langsung dengan pedagang melalui pesan WhatsApp. harganya pun bisa ditawar. Kemudian aplikasi ini memberdayakan ojek sekitar pasar juga sebagai kurir pengantarnya,” kata Andreas yang sempat turun langsung ke Pasar Banjar.

loading...

Baca juga : 1 Dinyatakan Positif Corona, 50 Pegawai Kejari Kota Banjar di-Swab Test

BRI, lanjutnya, akan menangani UMKM di pasar untuk terus terbiasa dan membiasakan diri dengan teknologi. Meskipun pandemi masih berlangsung, namun omset bisa terjaga bahkan bisa meningkat.

“Orang-orang saat ini kebanyakan belanja melalui online. Pasar Banjar pun harus punya layanan ini. Meski pun transformasi ini tidak gampang, namun ini tanggung jawab kami untuk mengedukasi masyarakat supaya terbiasa. Termasuk memenej pendapatan dan pengeluran melalui aplikasi yang kami sediakan juga,” katanya sekaligus menjelaskan di Jawa Barat target Digitalisasi Pasar harus mencapai 1.400 pasar desa dan kecamatan.

Pemimpin Cabang BRI Banjar Affandi Ahmad mengatakan aplikasi ini baru diperkenalkan sebulan di Pasar Banjar. Total susah ada 30 pedagang yang memanfaatkan aplikasi web pasar tersebut.

“Selama satu bulan sudah ada 300 transaksi, sekitar Rp 18 juta transaksi melalui web Pasar Banjar. Ini sangat membantu pedagang pasar dalam mempertahankan omsetnya. Manfaat lainnya juga bisa mengurangi kerumunan di dalam pasar,” katanya.

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih mendukung upaya tersebut. Ia mengapresiasi program digitalisasi pasar terlebih jika bisa menaikan omset ekonomi pedagang pasar.

“Kami pemerintah menyambut baik. Namun ke depan harus sering-sering melakukan pelatihan cara menghinakan aplikasi itu karena tidak semua masyarakat dan pedagang pasar bisa memahami dengan cepat,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.