Belanja Sembako di Pasar Cikurubuk Kota Tasik tak Perlu ke Luar Rumah

1154
0
SIMULASI. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Heru Saptaji, menjajal aplikasi Pasar Cikurubuk Online di sela peluncuran Kamis (23/4). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Bagi masyarakat yang hendak memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga murah, kini tidak perlu lagi berkunjung langsung ke pasar rakyat.

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya meluncurkan Pasar Cikurubuk Online. Hal ini sebagai terobosan berbelanja aman di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga : Wali Kota Tasik: Warga yang Belum Dapat Bantuan Harap Sabar

“Dengan belanja secara digital, masyarakat tidak perlu langsung ke pasar tetapi dapat memenuhi kebutuhan pangan dan terhindar dari penularan Covid-19,” tutur Kepala KPw BI Tasikmalaya Heru Saptaji, usai meluncurkan program tersebut di Bale Priangan, KPw BI Tasikmalaya, Kamis (23/4).

Menurutnya, masyarakat bisa memesan kebutuhan pokok sehari-hari, melalui aplikasi Tokopedia. Nantinya, barang yang dipesan diantarkan menggunakan Gojek, dengan waktu relatif cepat. “Prinsipnya begitu pesanan di-entry, diproses admin. Langsung diambilkan barangnya dan di-packing, seketika diantar dengan Gojek,” kata Heru.

Dia berharap melalui inovasi ini, bisa terus menggerakan roda perekonomian di masyarakat, sambil mencegah potensi penyebaran Covid-19 dengan masyarakat berbelanja kebutuhan di rumah saja. “Wabah ini jadi tantangan kami, bagaimana menjembatani UMKM dan konsumen di tengah pandemi, sambil memitigasi risiko yang ada,” ujar dia.

Loading...

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meluncurkan sekaligus menyimulasikan belanja sejumlah kebutuhan pokok. Hanya hitungan menit, setelah transaksi diproses admin, langsung dilakukan proses pembelanjaan dan diantarkan ke kediamannya di Jalan H Ma’mun Sodiq Bojong Kaum II Kecamatan Cipedes.

Barang yang dipesan pun diterima langsung oleh istri, Dra Hj Eti Atiah Budiman. “Jadi keluarga yang di luar kota pun bisa berbelanja untuk kebutuhan keluarga di Tasik. Ini memudahkan sekali di tengah pandemi Covid-19. Dan kami pemerintah gencar mengimbau masyarakat supaya tidak keluar rumah, menekan risiko penyebaran,” kata Budi memaparkan.

Budi bersyukur adanya upaya dari berbagai pihak, dalam menekan risiko penyebaran Covid-19. Salah satunya memudahkan kebutuhan masyarakat apalagi memasuki bulan puasa, dengan aplikasi belanja online namun ke pasar tradisional. “Kita dorong dinas dan UPTD supaya menyiapkan pasar lain segera terintegrasi juga. Tidak hanya Pasar Cikurubuk melainkan seluruh pasar rakyat yang ada,” kata Budi.

Baca juga : Hari Ini 2.850 Warga Kota Tasik Dibagi Sembako, Ini Hitungannya..

Dia menambahkan tren belanja online kebanyakan dinikmati kawula muda dan generasi milenial untuk berbelanja sandang dan keperluan lainnya. Kini, kalangan ibu-ibu pun dapat berbelanja sayur dan bahan pokok lainnya, melalui aplikasi serupa tanpa perlu ke luar rumah.

“Jadi di sisi lain, kita mengimbau masyarakat di rumah saja, pemenuhan kebutuhan ada solusinya dengan belanja online ini. Harga murah sesuai pasaran, takaran pas,” ucap dia. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.