Belasan Angkum di Singaparna Tasik Tak Laik Jalan

103
0
DICEK KELAIKAN. Petugas gabungan mengecek kondisi angkutan umum dan surat-surat di Terminal Singaparna, Kamis (29/10). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

SINGAPARNA – Petugas gabungan dari Polda Jawa Barat (Jabar), Satlantas Polres Tasikmalaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya menggelar ramcek atau uji kelaikan angkutan umum di Terminal Singaparna, Kamis (29/10) pagi.

Pemeriksaan kendaraan angkutan umum tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kecelakaan penumpang yang berniat berpergian pada libur panjang cuti bersama pekan ini.

Dalam operasi ramcek gabungan tersebut, masih ditemukan angkot, bus dan elf yang tidak melengkapi surat-surat berkendara, termasuk ada sejumlah bus yang melanggar izin trayek hingga menggunakan bus cadangan untuk angkut penumpang.

Petugas terpaksa menindak pelanggar dengan mengkandangkan angkutan agar tidak beroperasi. Yang diperiksa adalah bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan minibus antar kota dalam provinsi (AKDP) serta angkutan kota dan elf.

Kepala Seksi Pelanggaran (Kasi-Gar) Polda Jawa Barat (Jabar) AKP Sufyan menjelaskan, walaupun kebanyakan angkutan seperti bus dan elf laik jalan tetapi masih banyak ditemukan yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan bahkan ada yang kedaluwarsa.

“Termasuk administrasinya, ada bus yang trayeknya menyimpang seharusnya tidak sampai di Terminal Singaparna, seharusnya hanya sampai Terminal Guntur, Garut. Kita minta pengemudinya untuk mengurus surat-surat dan melengkapi serta memperpanjangnya,” kata Sufyan kepada wartawan.

Dia menambahkan, petugas gabungan dalam ramcek ini mengeluarkan tilang kepada sejumlah elf, bahkan dilarang untuk beroperasi untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.

Loading...

Selain uji ramcek, kata dia, dilakukan juga pemeriksaan dan imbauan protokol kesehatan. Untuk angkutan umum diharuskan muatannya hanya 50 persen atau setengahnya kapasitas kursi penumpang.

Baca juga : Satgas Covid-19 Sidak Pengunjung Situ Gede Kota Tasik, Ini Hasilnya..

“Kami imbau pengemudi angkutan umum menerapkan protokol kesehatan, sopir dan penumpang wajib pakai masker. Kemudian jumlah kursi penumpang harus setengahnya. Jika ditemukan jumlah penumpang berlebih akan diturunkan paksa,” tegas dia.

Sopir Bus AKAP Jurusan Jakarta, Asep Deni mengaku merasa kalau surat-surat kendaraan dari perusahaannya sudah lengkap. Kalau masih ada yang belum lengkap akan dipenuhi.

“Iya kita akan lengkapi jika ada yang kurang. Kalau protokol kesehatan sudah dilaksanakan, penumpang diwajibkan pakai masker termasuk kami pengemudi dan kondektur, kursi juga setengahnya,” tutur dia.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya Asep Darisman menambahkan petugas dari Dishub melakukan uji kelaikan kendaraan baik secara kondisinya maupun kelengkapan administrasi kendaraan.

“Dari hasil ramcek ada 17 bus dan elf, pada umumnya tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Jadi ramcek ini akan digelar sepanjang libur panjang cuti bersama. Pada intinya petugas berupaya mengantisipasi kecelakaan lalu lintas hingga penyebaran Covid-19,” kata dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.