Belasan Kambing, 8 Anjing dan Ayam Dimangsa Si Abah Penghuni Gunung Sawal Ciamis

1374
2

CIAMIS  – Untuk kedua kalinya macan tutul penghuni Gunung Sawal bernama Si Abah tertangkap yang membuat perangkap, Kamis (24/6) sekitar pukul 06.00 di Blok Cilumpang Dusun/Desa Cokupa Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis.

Diketahui macan berjenis kelamin jantan tersebut, sekitar setahun lalu pernah tertangkap masyarakat dan dinami Si Abah dan sempat dipakaikan kalunh chip di lehernya oleh BKSDA.

Ustadz Asna Maulana Sidiq selaku tokoh masyarakat Dusun Lumbung membenarkan bahwa Si Abah, Kamis (25/06) pukul 06.00, masuk perangkap kerangkeng terbuat dari besi.

Dimana  perangkap tersebut sengaja dibikin warga sekaligus temanya bernama Iman.

Pasalnya, sejak 4 bulan lalu, warga resah belasan kambing, 8 ekor anjing dan ayam kerap mati dimangsa hewan buas.

Karena warga merasa banyak kehilangan sekaligus kerugian, maka memasang perangkap yang didalamnya ada seekor anjing.

Loading...

“Ternyata yang masuk perangkap itu macan tutul yang pernah tertangkap, setahun lalu, karena ada cirinya kalung yang terpasang dan pakai chip,” ujarnya.

“Macan itu ya kan dikasih lagi ke BKSDA, karena merugikan, tentunya harus ada gati rugi. Ya karena sudah merugikan masyarakat selama empat bulan ini, meresakan dua wilayah yakni di Dusun /Kecamatan Lumbung dan  Dusun Cikawung Desa Sindangsari Kecamatan Cipaku,” paparnya.

Tambah dia, Iman ini seringkali beli anjing untuk menjaga kebunnya dari serangan babi.

Dimana, anjing disimpan di dekat kandang domba. Mamun ternyata malahan dimangsa harimau terus.

Makanya saking jengkelnya itu, lantas dipasang perangkap tak jauh dari kandang kambing milik Iman dengan dikasih anjing di dalamnya.

“Makanya pagi pukul 06.00 saya bersama Iman lihat perangkap, ternyata macan tutul tertangkap,” ungkapnya.

Pihaknya berharap BKPSD jangan melepaskan macan tersebut ke Gunung Sawal lagi, karena memang meresahkan masyarakat.

“Memang kalau ke pemukiman tidak, namun menyisir kandang yang dekat pemukiman. Kami juga khawatir  jika sampai ke masyarakat. Lebih baik jangan di ke Gunung Sawal-kan, kalau nanti ke Gunung Sawalkan jangan salahkan kami kalau tertangkap lagi,” paparnya.

Ditambahkan Kepala Resort Wilayah XIX Gunung Sawal, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Ciamis,  Warid, macan yang setahun tertangkap oleh masyarakat yang sempat diberi nama Si Abah kini tertangkap lagi.

“Nantinya ya hewan itu akan kami bawa dan dikarantina dulu, nantinya seperti apa kita akan pikirkan,” katanya.

(iman s rahman)

Berita terkait : Si Abah Penghuni Gunung Sawal Ciamis Dikarantina, Warid: Tak Akan Makan Manusia
Loading...
loading...

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.