Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Belasan Tahun Gakin Warga Jamanis Tasik Menanti Bantuan RTLH, Ini Kata Pemerintah..

124
0

JAMANIS – Warga Desa Karangmulya Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan program bantuan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, untuk peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Seperti yang dirasakan Ai Nani (46) warga Dusun Ciakar RT 007 RW 003. Sudah belasan tahun keluarga miskin (Gakin) ini mendambakan bantuan rehab rumah, yang saat ini dihuni bersama suami dan seorang anaknya.

“Sebelumnya, rumah saya sudah difoto oleh pemerintah desa setempat. Tapi bantuan yang diharapkan untuk perbaikan rumah belum kunjung datang,” ujarnya kepada Radar, Minggu (10/5).

Ai mengaku, telah mempersiapkan bata, pasir dan juga kusen untuk perbaikan rumahnya tersebut.

Ia sudah cukup lama bersabar untuk mendapatkan bantuan RTLH itu, pasalnya beberapa bagian rumah panggungnya yang berdindingkan bilik sudah lapuk dimakan usia.

Beberapa kali dia menanyakan kelanjutan program bantuan tersebut, namun pihak desa tak dapat memberikan jawaban pasti.

Jawabannya selalu itu itu saja. Masih menunggu dari pihak terkait.

“Mudah-mudahan bantuan RTLH segera diberikan. Saya sudah lama bersabar dan sangat berharap sekali mendapatkan bantuan ini. Kalo sampai tidak jadi mendapatkan bantuan, tentunya sangat kecewa,” ucapnya.

Kepala Dusun Ciakar Desa karangmulya Irham Iskandar menyebutkan, di kedusunannya terdapat kurang lebih 50 rumah tidak layak huni yang perlu mendapatkan perhatian khusus perbaikan rumah.

“Saya sudah mendata dan mengajukannya. Sebagian ada yang mendapatkan bantuan atau tercover oleh RTLH dan juga ada dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” kata dia.

Warga RT 005 RW 002 Dusun Sanghiang Teras, Abdul Rohman (81) mengatakan, cukup senang Ia menjadi salah satu warga yang akan mendapatkan bantuan Rutilahu.

Namun, sampai saat ini masih menunggu kelanjutan program pemerintah itu.

“Bersyukur tahun ini terdata menjadi salah satu warga yang akan mendapatkan bantuan. Secepatnya mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” kata dia.

Abdul mengaku, rumah yang ditinggali bersama istrinya itu kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Setiap harinya merasa was-was, karena kondisi rumah yang sudah tua dan bagian atapnya sebagian sudah terlihat akan ambruk.

Pernah ketika datang hujan yang cukup lebat, air hujan masuk ke dalam rumahnya terutama bagian kamar yang sering dijadikan tempat tidur bersama istri.

Ia khawatir, jika lama-lama dibiarkan kondisinya semakin mencekam.

“Sekarang kalo tidur ikut ke rumah anak saya. Paling hanya siang hari saja saya ke rumah ini, sambil melihat kondisinya. Tidak berani kalo malam tidur di sini, takut tiba-tiba sedang tidur ambruk lalu menimpa saya,” ujar Abdul.

Kadus Sanghiang Teras, Desa Karangmulya, Enjang Samsul Arifin menjelaskan, bahwa salah satu warganya merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan baru didata sekitar 3 minggu yang lalu.

“Sudah didatangi ke lokasi, difoto rumahnya, tapi SK belum turun. Mudah-mudahan secepatnya bantuan segera diterima olehnya,” kata dia.

Menurutnya, KPM tersebut sudah menanyakan terus terkait bantuan program tersebut.

Namun karena belum ada keputusan jadi belum bisa memberikan jawaban dan hanya menyarakan untuk menunggu informasi selanjutnya dari pihak terkait.

Di dusunnya, kurang lebih terdapat 20 rumah yang tidak layak huni. Sebagian besar mendapatkan bantuan program BSPS dan beberapa diantaranya mendapatkan bantuan Rutilahu (RTLH).

“Ya sudah ada yang bertanya kapan cairnya bantuan tersebut, karena secara swadaya sudah siap. Mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” ungkap Enjang.

Sementara itu, Kabid Perumahan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Permukiman (PUTRPP) Kabupaten Tasikmalaya Ruslan Munawar mengatakan semua kegiatan di bidang perumahan di cut off (dihentikan).

“Ini sudah keputusan pimpinan dan sudah diberitahukan kepada para kepala desa. Baru akan dikirim-kirimkan suratnya, tapi melalui telepon sebagian sudah diberitahu,” jelas dia.

(radika robi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.