Belum Ada Denda Bagi Warga Pangandaran yang Melanggar Prokes

35
0

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran belum menerapkan aturan sanksi terhadap masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin mengatakan sejauh ini tidak ada tindakan sanksi denda bagi para pelanggar.

“Kemarin masih dibahas dengan pengadilan, harus ada kesepahaman dulu sebelum menindak,” katanya kepada Radar, Jumat (16/10).

Baca juga : PNS Pangandaran Ikut Kampanye Akan Ditindak Tegas

Menurutnya, masyarakat yang melanggar hanya diberi sanksi sosial saja, seperti push up atau beberesih. “Jadi belum ada istilah bayar denda,” katanya.

Kata dia, hingga saat ini masih ada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, terutama di kawasan objek wisata. “Sampai puluhan orang yang melanggar setiap harinya,” ujarnya.

Menurutnya, rata-rata masyarakat yang melanggar, beralasan lupa tidak membawa masker dari rumah. “Entah itu lupa, atau males pakai masker, yang jelas mereka diberikan sanksi,” ucapnya.

Baca juga : Sejak Tahun Lalu, 700 PJU di Pangandaran Rusak

Kata dia, tanpa bosan mereka tetap mengingatkan masyarakat Pangandaran sampai disiplin. “Jadi intinya kita bukan mau menghukum ya, tapi kita ingin semuanya terhindar dari yang namanya corona,” katanya.

Senada dengan Undang, Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi mengatakan operasi yustisi rutin digelar, bahkan setiap akhir pekan. “Soalnya banyak wisatawan yang berkunjung ke sini, banyak yang tidak bawa masker, kita ingatkan terus,” ucapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.