Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Belum Ada Nama Resmi, Pemkab Akan Kaji Penamaan Jalan Ciawi-Singaparna

93
0
TUNTAS. Jalan Ciawi-Singaparna sudah selesai dibangun, pemerintah akan segera mengkaji pemberian nama yang tepat. radika robi ramdani / radar tasikmalaya

SINGAPARNA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum menetapkan nama resmi untuk Jalan Ciawi-Singaparna yang baru selesai tahun ini. Hal itu diungkapkan Plh Sekda Kabupaten Tasikmalaya Iin Aminudin kepada Radar, Senin (16/12).

“Saat ini disebutnya Cisinga, karena menyambungkan Ciawi-Singaparna. Seandainya ada masukan-masukan kaitan nama jelan dengan sejarah untuk mengharumkan nama baik, saya kira itu satu bahan yang patut dikaji,” ujarnya saat dihubungi Radar, Senin (16/12).

Kata dia, pemerintah daerah akan menerima masukan dari siapa pun soal penamaan Jalan Ciawi-Singaparna, misalnya menggunakan nama pahlawan atau ikon yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Namun, tetap harus dilakukan kajian lebih dalam soal penetapan nama yang akan digunakan.

“Misalnya nama yang akan dipilih itu harus ada biografi, nilai sejarahnya seperti apa dan makna serta lainnya. Sehingga ketika ditetapkan bisa benar-benar baik. Bagus juga kalau misalkan ada nama putra daerah,” ujarnya.

Lanjut dia, pihaknya akan sangat terbuka kepada siapa pun yang memberikan masukan soal nama Jalan Ciawi-Singaparna. “Siapa pun yang memberikan masukan, silahkan. Nanti akan kami tampung dan menjadi bahan pertimbangan serta kajian mendalam,” ujarnya, menjelaskan.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Wawan mene­gas­kan untuk penamaan Jalan Ciawi-Singaparna belum dipastikan yang saat ini sering disebut Cisinga. Maka dari itu, un­tuk pemberian nama karena jalan­nya sudah rampung, pihaknya akan mela­ku­kan koordinasi dengan pihak terkait.

“Yang menentukannya nanti Pak bupati, saya mau menanyakan dulu prosedurnya seperti apa terkait penamaan jalan,” katanya.

Ketua Umum HMI Cabang Tasikmalaya Yoga Ahmad Fauzi mengatakan, nama Jalan Ciawi-Singaparna harus dipikirkan dengan matang dalam penentuannya. “Tasikmalaya itu Kota Santri, terus banyak pahlawan Islam dibalik nasional, jadi itu bisa menjadi alternatif penamaan jalan,” ujarnya.

Dia berharap nama jalan yang digunakan bisa menjunjung tinggi, mengapresiasi, menghargai pahlawan Tasikmalaya . “Saya sepakat jika jalan ini diberi nama pahlawan dibandingkan nama Cisinga,” ujarnya. (obi)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.