Belum Ada Tersangka dalam Kasus Dana Desa Balokang

69

BANJAR – Polisi masih mendalami kasus dugaan korupsi pengelolaan dana desa Balokang tahun 2015. Namun Tipikor Polres Banjar masih belum menetapkan tersangka.

“Belum ada penetapan tersangka. Kemarin dari Inspektorat mulai naik sidik. Sekarang masih dalam pemeriksaan saksi-saksi. Untuk dugaan tersangka, baru satu ya,” ungkap terang Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Yanto Slamet melalui sambungan telepon Kamis (14/3).

Pengungkapan kasus dugaan korupsi dana desa balokang sebelumnya menyeret dua nama aparatur desa berinisial O dan Y. Polisi mulai mengungkap kasus kerugian negara itu setelah mendapat laporan dari Inspektorat tahun 2017.

Saat itu Inspektorat mencium adanya kejanggalan dalam penggunaan anggaran dana desa dan dana desa tahun 2015. Polisi kemudian mendalami kasus tersebut.

“Untuk target kasus ini, nanti setelah kita selesai lakukan pemeriksaan saksi baru akan kita gelar perkara untuk menetapkan tersangkanya,” kata Yanto.

Versi kepolisian, kerugian negara atas kasus tersebut mencapai Rp 375 juta. Namun untuk memastikan penetapan tersangka, polisi meminta pihak Inspektorat Banjar kembali mengaudit dan menetukan nilai kerugian negara.

“Selama saya menjabat belum pernah menandatangai penetapan tersangka kasus Desa Balokang. Tipikor masih melakukan proses penyidikan,” kata Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.