Belum Ditemukan Wisatawan Pantai Pangandara Positif Covid-19

36
0
LIBURAN. Objek wisata Batukaras nampak ramai oleh wisatawan, Minggu (27/12). Sejauh ini rapid antigen terhadap para wisatawan hasilnya negatif. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
LIBURAN. Objek wisata Batukaras nampak ramai oleh wisatawan, Minggu (27/12). Sejauh ini rapid antigen terhadap para wisatawan hasilnya negatif. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Di musim liburan, Pangandaran menjadi tujuan wisata banyak wisatawan. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan wisatawan yang positif Covid-19.

“Sampai sekarang rapid antigen terhadap para wisatawan hasilnya negatif,” ungkapnya kepada sejumlah Wartawan, Minggu (27/12).

Menurut dia, selain melakukan tes rapid antigen, petugas juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepada wisatawan agar menerapkan protokol kesehatan. “Kepatuhan terhadap protokol kesehatan sudah cukup baik, mudah-mudahan saat libur tahun baru nanti lebih patuh lagi,” ungkapnya.

Jeje juga mengatakan, akan diupayakan menambah alat rapid antigen untuk persediaan liburan Natal dan Tahun Baru. “Kita siapkan 600 rapid antigen. Kita sedang upayakan sekitar 6.000 lagi. Cuma tenaga medisnya yang terbatas,” ujarnya.

Baca juga : Langgar Prokes Wisatawan Pangandaran Akan Disanksi

Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Pangandaran Aang Saefulrahmat mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan pengunjung wisata yang positif Covid-19. Pemeriksaan rapid antigen dilakukan di pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran.

“Berdasarkan laporan dari objek wisata Pantai Batu Karas Cijulang, dari hasil rapid antibody ada satu wisatawan asal Tasikmalaya yang reaktif. Tapi belum tentu itu positif Covid-19. Hanya kita sarankan untuk memeriksakan kesehatannya di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Kata Aang, rapid antigen bantuan dari BNPB disalurkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang kemudian disalurkan ke daerah termasuk ke Pangandaran. “Rapid antigen ini diberikan tidak hanya kepada wisatawan, tapi pelaku wisata dan warga,” ungkapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.