Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Belum Jelas Penggantian Lahan, Proyek Lingtar Kota Tasik Minta Dihentikan

1645
0
H YUDI MISBAHUL MUNIR

INDIHIANG – Warga terdampak Jalur Lingkar Utara (Lingtar) akan mendatangi DPRD Kota Tasikmalaya.

Mereka ingin mempertanyakan sejauhmana upaya wakil rakyat dalam memperjuangkan sejumlah warga yang terdampak adanya proyek mercusuar tersebut, terutama yang belum tuntas kaitan penggantian lahan.

Baca juga : Diduga Terpapar Corona, 6 Perawat RSUD Kota Tasik Diisolasi

Salah seorang perwakilan warga, H Yudi Misbahul Munir mengatakan pihaknya hendak menanyakan hasil paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tasikmalaya Tahun 2019.

DPRD merekomendasikan sejumlah poin, yang salah satunya penuntasana sisa warga yang belum menerima ganti rugi pembebasan.

“Nah kami pun sekaligus mau protes ke DPRD, harusnya mereka sampaikan progres kaitan Lingkar Utara seperti apa.

Kami selaku warga terdampak tidak pernah menerima informasi perkembangan apa pun dari wakil rakyat,” ucapnya saat menghubungi Radar, Kamis (9/7).

Selanjutnya, kata Yudi, pihaknya meminta pemerintah menghentikan terlebih dahulu proyek yang menelan ratusan miliar rupiah tersebut. Sebab, saat ini penanganan kasus hukum masih berlanjut dan belum tuntas.

“Kita minta proyek ini dihentikan dulu. Apalagi belum ada kepastian bagi warga yang hak atas tanahnya sampai saat ini belum jelas,” katanya mengeluhkan.

Menurutnya, ketika pembangunan terus dilaksanakan, tetapi masih ada warga terdampak belum juga mendapat kejelasan atas penggantian lahan. Seolah pemerintah tidak menunjukkan sikap empati.

“Secara psikologis kami tentu terbebani hal itu, harusnya dihentikan dulu,” kata Yudi menceritakan.

Yudi menceritakan sejauh ini Pemkot pun nampak tidak ada itikad menuntaskan kendala yang menimpa warga terdampak. Misalnya, dengan mengalokasikan anggaran kembali, bagi warga yang lahannya belum diganti.

“Padahal ketika kami berkonsultasi dengan kejaksaan, ganti lahan bisa dianggarkan kembali asalkan prosesnya dilakukan dengan profesional dan transparan,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Bagas Suryono meminta Pemkot menuntaskan sisa lahan pembebasan di Jalan Lingkar Utara (Lingtar) yang masih sengketa.

Menurutnya, apabila tidak diselesaikan sejak awal khawatir akan terus menjadi kendala proses pembangunan jalan penunjang Tol Bandung-Tasikmalaya-Cilacap (Bataci).

“Sebelum melangkah ke pembangunan selanjutnya, DPRD ingatkan supaya sengketa lahan diselesaikan dulu. Jangan sampai sudah dianggarkan nanti oleh provinsi atau pusat malah terkendala hal-hal semacam itu,” ujarnya saat ditemui Radar, Rabu (8/7).

Dia merinci pada jalan penghubung Kecamatan Cibeureum-Purbaratu-Cipedes tersebut. Masih menyisakan lima pemilik lahan yang sampai saat ini belum memperoleh dana ganti lahan.

Tentunya, ketika pembangunan dilanjutkan dan itu belum tuntas bisa menjadi persoalan baru.

“Misalnya dana provinsi turun, kemudian mereka menuntut kejelasan mau bagaimana kan jadi kendala lagi. Maka kami dorong aspek-aspek sosial semacam itu direduksi supaya pem­bangunannya lancar,” kata dia memaparkan.

“Poin ini pun, kemarin menjadi salah satu titik berat dari sekian catatan dari DPRD pada Evaluasi LKPJ Wali Kota Tahun 2019,” sambung politisi PAN tersebut.

Bagas mengatakan spirit dibangunnya jalan itu, untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pusat kota. Terlebih, saat ini proses pembangunan tol segera dimulai tahapannya.

“Otomatis itu akan sangat berpengaruh volume kendaraan ketika ada tol. Kalau jalur penunjangnya belum selesai mau bagaimana,” keluh Bagas.

Baca juga : Pilbup Tasik, PKB Gabung Koalisi Azies

Dia mengestimasi kebutuhan penuntasan Jalan Lingtar lebih dari Rp 160 miliar. Kebutuhan terbesarnya disumbang dari rencana pembangunan Jembatan Cikalang.

“Informasinya Tahun 2021 baru dilanjut lagi pembangunan fly over. Nah kita harap sekarang sudah mulai dibenahi kekurangan-kekurangannya salah satunya lahan sengketa itu,” harap dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.