Belum Layak Pasang Traffic Light

411
0
TAK DIGUNAKAN. Traffic Light di Perempatan Cipasung tidak digunakan untuk mengatur lalu lintas, Senin (7/5).

SINGAPARNA – Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna belum layak memasang dan menggunakan traffic light sebagai pengatur arus lalu lintas. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya Andi Ruswandi kepada wartawan, Senin (7/5).

Andi menjelaskan ada beberapa faktor penyebab traffic light tidak akan layak dipasang di Singaparna. Di antaranya karena akses jalan masih kecil dan belum memadai. Kemudian tidak ada jalan alternatif yang bisa digunakan masyarakat.

Sehingga ketika dioperasikan akan memperparah kemacetan. “2014 lalu sudah diaktifkan tapi hasilnya malah menjadi kemacetan bukan mengurai,” ujarnya.

Sebagai pengganti traffic ligh, kata Andi, pihaknya sudah menempatkan personel di beberapa titik yang rawan tejadi kemacetan. Sehingga personel bisa aktif dalam mengurai apabila terjadi kemacetan.

Suryadi Badriyansah (25), warga sekitar Perempatan Cipasung mengatakan memang idealnya ibu kota harus memiliki traffic light untuk membuat pengendara menjadi lebih tertib dalam lalu lintas. “Harus diaktifkan supaya tidak macet. Karena di sini sangat sering macet dengan padatnya kendaraan dari berbagai arah,” bebernya.

Warga lainnya Ali Imron menilai untuk saat ini ibu kota belum layak memasang traffic light karena belum memadai dalam infrastruktur penunjangnya. “Jalannya masih kecil serta kesadaraan masyarakat untuk tertib lalu lintas masih kurang,” paparnya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.