Belum Miliki E-KTP, Kalapas Sebut Abu Bakar Ba’asyir Tak Bisa Nyoblos Pilpres di Gunungsindur

7

Di Lapas Kelas III Gunungsindur, 497 warga binaan dipastikan berhak menggunakan hak pilihnya pada 17 April nanti. Terkecuali Abu Bakar Ba’asyir. Sebabnya belum miliki E-KTP.

Dari jumlah 1080 warga binaan, tidak semuanya bakal mencoblos di dalam lapas. Ada 584 orang yang kemungkinan tidak akan menggunakan hak pilih di dalam penjara.

Alasannya, 38 orang akan bebas sebelum 17 April 2019, kemudian terdapat 9 warga binaan dari negara asing, 88 orang perekaman data kependudukannya belum diverifikasi KPU san 449 orang tidak terdaftar di domisili asal.

“Warga binaan yang mencoblos di dalam lapas akan memilih bersama pegawai lapas dan anggota keluarganya yang terdaftar dalam DPT dan DPTb sebanyak 95 orang,” ujar Kalapas Gunungsindur, Sopiana, Jumat (12/4/2019).

Pencoblosan di Lapas Gunungsindur dilakukan di 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam Lapas. Pihak lapas juga mengerahkan 95 personel untuk melakukan pengamanan.

Lapas Gunungsindur juga menjadi ‘rumah’ bagi terpidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir. Namun, dia dipastikan tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

“Karena belum punya KTP elektronik dan belum lama ini melakukan perekaman dan belum masuk DPT,”  jelasnya.

“Tapi kami akan beri ruang yang jelas ketika hari pemilihan. Nanti dua hari jelang pencoblosan, kita akan update datanya,” tegas Sopiana.

(cek/pojokbogor)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.