Belum Miliki Program bagi Mualaf

40

PANGANDARAN- Kemenag Kabupaten Pangandaran mengaku belum memiliki program pembinaan bagi mualaf di kabupaten berjuluk semenanjung Jawa Barat tersebut.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Nana Supriatna mengatakan pembinaan mualaf harus berbasis data, yang langsung dilakukan oleh KUA termasuh penyuluh. “Ya harus ada datanya, berapa jumlah pasti mualaf,” terangnya kepada Radar, Jumat (11/1).

Menurut dia, keberadaan mualaf di Pangandaran paling banyak di Kecamatan Pangandaran, Parigi dan Cijulang. “Datanya bisa diambil ke tiap KUA,” terangnya.

Dia menjelaskan bagi warga yang hendak masuk Islam tinggal menghubungi KUA dan MUI. “Tapi harus ada saksi, hanya itu saja. Tidak harus ribet,” ungkapnya.

Lanjut dia, nantinya mualaf yang baru masuk Islam akan terus diberikan pembinaan. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.