18 Kepala Keluarga Warga Pangadegan Gunakan Air Kolam

Belum Tersentuh Bantuan

4
KESULITAN AIR. Warga Lingkungan Pangadegan mengambil air di kolam buatan untuk keperluan mandi, cuci dan masak. Mereka mengaku belum menerima bantuan air bersih. (Anto Sugiarto / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Lingkungan Pangadegan RT 07 RW 18 Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman menjadi salah satu wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan masak, mandi dan mencuci sebanyak 18 kepala keluarga (KK) warga mengandalkan air kolam buatan berukuran sekitar 1×1 meter.

Salah seorang warga Reni Purnamasari (23) mengaku harus berjalan melewati jalan curam sekitar 200 meter menuju kolam.

“Buat masak, nyuci dan mandi. Airnya bagus dan jernih. Kurang tahu kalau masalah air ini berbahaya atau tidak,” ujarnya Senin (10/9).

Dia mengaku sudah dua minggu menggunakan air kolam tersebut lantaran tidak ada lagi sumber mata air.

Dirinya berharap pemerintah kota memperhatikan warga seperti mereka. Sebab, warga di lingkungannya tidak mendapat bantuan air bersih seperti daerah lainnya.

Warga lainnya Karnah (45) mengatakan air di kolam digunakan untuk masak, mandi dan mencuci. Dia sudah empat bulan mengambil air dari kolam tersebut.

“Tidak apa-apa, karena tidak ada lagi sumber mata air. Hampir setiap tahun seperti ini,” jelasnya.

Dia berharap pemerintah kota memberikan bantuan air bersih yang layak konsumsi.

“Torn atau bak air ada, namun airnya belum ada. Untuk apa,” katanya.

Ketua RT 07 Kusmana (30) berharap pemerintah kota mem­perhatikan kampungnya. Terlebih wilayahnya tidak jauh dari pusat kota.

“Kalau dari depan terlihat bagus, tapi pas didalamnya seperti ‘goa’. Kita juga sama ingin diperhatikan oleh pemerintah, jangan hanya di pusat kota saja,” jelasnya.

Dia mengaku sudah melakukan pengajuan untuk pembuatan sumur bor ke kelurahan. Namun kampungnya tidak memenuhi persyaratan yakni minimal satu RT 25 KK. Sedangkan di daerahnya hanya 18 KK.

“Keadaan seperti ini sudah berlangsung setiap tahun jika musim kemarau,” akunya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Yayan Herdiaman mengatakan pendistribusian air bersih sudah terjadwal. Senin (10/9) ke wilayah Neglasari, Sukamukti. Selasa Cibeureum.

“Mungkin besok (hari ini, Red) atau Kamis ke wilayah Pataruman. Baru dikirim torn-nya juga kemarin,” ujarnya tadi malam (11/9). (nto)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.