Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.7%

BEM FAI Unsil Tasik Donasikan Uang Kas untuk Bansos

57
0
PEDULI. BEM Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Siliwangi bersiap membagi-bagikan makanan.
PEDULI. BEM Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Siliwangi bersiap membagi-bagikan makanan.

TASIK – Sebagai wujud kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak pandemi corona, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Siliwangi membagikan nasi kotak secara rutin kepada masyarakat.

“Baksos ini dilakukan minimal seminggu 2 kali dan paling rutin itu setiap hari Jumat. Kurang lebih sebanyak 30 hingga 100 paket nasi kotak,” ujar Ketua BEM FAI Unsil Faqih kepada Radar, Minggu (10/5).

Faqih me­nyebut­kan, nasi kotak yang rutin dibagikan kepada para tukang becak dan masyarakat kurang mampu yang ada di Kota Tasikmalaya itu hasil dari uang kas BEM dan anggota. Ada juga bantuan dari UMKM kedai makanan berupa makanan atau potongan harga.

Uang kas tersebut dibayar per semester Rp 100 ribu dan ada hasil dari dana usaha jualan buku, baju merchandise dan yang lainnya. Laba dan uang kas tadi itu sebetulnya digunakan untuk kegiatan BEM.

Namun dikarenakan kegiatan BEM tidak bisa berjalan normal di masa pandemi ini, maka ia bersama anggotanya berinisiatif untuk membuat baksos yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak pertengahan bulan April. Kita keliling dan sudah tahu titik-titik di mana orang yang membutuhkan,” kata dia.

Faqih menjelaskan, kegiatan ini berawal dari pengalaman pribadi. Awalnya ia dan temannya mengalami kesulitan finansial sampai susah mendapatkan makanan. Itu terjadi saat awal-awal masa pandemi Covid-19, ia belum dapat kiriman dari orang tua.

Selama seminggu, Ia hanya makan nasi saja dan tidak pakai lauk. Ketika ia keluar kost-an keliling Tasik, ternyata ia melihat masih banyak warga yang tidak bisa makan.

“Berawal dari itu saya dengan wakil saya bernazar ingin berbagi rezeki untuk masyarakat melalui bendera BEM,” ucapnya.

Lanjutnya, BEM juga membuka kerja sama dan mengajak semua organisasi yang ada di Fakultas FAI, baik ekstra, intra komunitas, lembaga fakultas serta prodi untuk bersatu menciptakan gelombang kebaikan yang lebih besar.

Panitia Program FAI Care Renaldy Pangestu mengatakan bahwa FAI Care ini merupakan gerakan sosial yang terjun langsung ke masyarakat untuk membagi-bagikan nasi kotak.

Sasarannya yakni tukang becak, pemulung yang tidur di pinggiran dan pedagang kecil. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan melatih jiwa sosial,” kata dia. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.