Bencana Alam Terjang 6 Kecamatan di Ciamis

940
0

CIAMIS – Hujan deras terus mengguyur wilayah Ciamis, sejak Minggu pagi hingga Senin (12/10).

Akibat alam yang sudah rusak oleh ulah manusia, bencana alam pun terjadi di 6 Kecamatan. Yakni, Cikoneng, Banjaranyar, Banjarsari, Baregbeg , Panumbangan dan Cisaga.

Akibatnya, rumah tertimpa pohon, hingga penghuninya bagian kepalanya terluka harus mendapat empat jahitan, rumah amruk.

Tebing longsor juga terjadi dan menimpa rumah, sekolah hingga menutupi jalan.

Ketua Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Ciamis, Ade Waluya mengatakan, terjadi bencana di enam kecamatan.

Kata dia, ada rumah yang ambruk, tertimpa pohon dan tertimpa longsor.

Dari semua kejadian itu, ungkap dia, ada warga terluka akibat tertimpa genting. Yakni, Husen (65) warga Dusun Wanasari RT 06/04 Desa Ciherang Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.

Ade menambahkan, di Kecamatan Cikoneng terjadi longsor tebing setinggi empat meter, Senin (12/10) pukul 04.00.

Akibatnya mengancam rumah milik  Saepudin  (52) di Dusun  Palasari RT  50 /18 Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.

Selain itu, di Dusun Desa RT 17/05 Desa Nasol Kecamatan Cikoneng juga,  longsor tebing menutupi jalan gang.

“Untuk di Kecamatan Cikoneng dan Banjaranyar tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, insiden lainnya,  pohon tumbang menimpa dua rumah , Senin pada pukul  01.00 dini hari di   Dusun Wanasari RT 06/04 di Desa Ciherang Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.

Adalah milik Husen (65) dan  rumah Didin (50) rumah keduanya rusak dan korban Husen menderita luka di kepala akibat tertimpa genting .

“Peristiwa di enam kecamatan itu telah kami monitor serta terjun ke lokasi oleh para anggota Tagana di wilayah masing-masing untuk membantu melakukan evakuasi,” paparnya.

Ditambahkan PLT Kabid Darlok BPBD Kabupaten Ciamis, Memet Hikmat bahwa saat ini memang ada beberapa laporan bencana alam yang masuk dari enam kecamatan.

Pihaknya membantu evakuasi material longsoran dan rumah warga yang rusak.

“Pada intinya kami ingatkan kepada masyarakat, karena saat ini memasuki musim hujan dan harus meningkatkan kewaspadaan. Terutama rumah yang dekat pepohonan atau tebing yang harus selalu diwaspadai, ” jelasnya.

Memet menghimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi bencana di wilayahnya.

“Kami siap siaga selama 24 jam,  kalau ada bencana kami langsung akan menuju kelokasi,” tuntasnya .

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.