Bencana dan Jalur Lalu Lintas Jadi Sorotan

28
0
DOKUMEN. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto SIK saat talk show di Studio Radar Tasikmalaya. rangga jatnika / radar tasikmalaya

BUNGURSARI – Menjelang libur pergantian tahun, Polres Tasikmalaya Kota menghadapi beberapa potensi gangguan. Selain keamanan jalur lalu lintas, personel juga disiagakan untuk penanggulangan bencana.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto SIK menyebutkan pihaknya menyiapkan pengamanan dalam Operasi Lilin Lodaya 2019. Operasi pengamanan natal dan tahun baru tersebut melibatkan 550 personel. “Tapi itu kita bagi dalam beberapa bidang,” ujarnya usai memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang berprestasi dalam penanganan kasus di Mapolresta, Senin (16/12).

Di masa liburan pergantian tahun, kepadatan jalur lalu lintas sudah rutin terjadi di wilayah hukumnya. Maka dari itu, pihaknya pun sudah menyiagakan personel guna melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas. “Khususnya di jalur Gentong Kecamatan Kadipaten,” ujarnya.

Jalur Gentong, kata dia, terdapat beberapa kerawanan dari mulai potensi hambatan arus dan kerawanan kecelakaan. Hal itu mengingat kontur jalan yang menanjak/menurun dengan tikungan tajam.

“Kalau dari arah Tasik itu menanjak sekitar 5 kg dan ada beberapa tikungan yang membuat beberapa jenis kendaraan sulit bermanuver,” tutur dia.

Sebelumnya, Jalur Gentong juga pernah beberapa kali mengalami longsor. Ini juga menjadi catatan korps Bhayangkara untuk menyiagakan personel dalam penanggulangan bencana. “Nanti kita siapkan juga alat berat untuk penanganannya,” kata dia.

Penanggulangan bencana bukan hanya untuk jalur lalu lintas saja. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kota dan Kabupaten Tasikmalaya untuk pelaksanaan teknis ketika terjadi bencana. “Kita tidak harapkan ada bencana, tapi kita harus siap ketika itu terjadi,” katanya.

Polres Tasikmalaya Kota juga tetap akan melakukan upaya preventif untuk beberapa potensi gangguan Kamtibmas lainnya. Di antaranya masalah ketahanan dan keamanan pangan terlebih sembako. “Baik itu ketersediaan dan masa kedaluwarsa kebutuhan dasar masyarakat,” ujar dia. (rga)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.