Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.1%

70.5%

Kepsek & Bendahara SMPN di Kota Banjar Ditangkap Polisi, Diduga Pungli Uang Perpisahan

10950
6

BANJAR – Oknum kepsek & bendahara sekolah berinisial AG dan Er di salah satu SMP Negeri di Kota Banjar ditangkap Unit Penindakan Saber Pungli Polres Banjar.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dimpimpin oleh Ketua Penindakan Satgas Saber Pungli Polres Banjar AKP Budi Nuryanto, didampingi Kanit Tipikor Polres Banjar dan tiga orang anggotanya. Jumat (12/6) pagi, Er dan AG kedapatan memungut biaya dari tiga siswa.

Polisi mengamankan terduga dengan barang bukti uang sekitar Rp2 juta lengkap dengan bukti kuitansi pembayaran.

Oknum tersebut diketahui bekerja sebagai bendahara sekolah. “Nanti ya, kami masih melakukan pemeriksaan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Budi Nuryanto, Jumat (12/06).

Saat dikonfirmasi, kepala sekolah SMP tersebut AG mengaku, uang pungutan tersebut berdasarkan hasil rapat dan kesepakatan antara orang tua siswa dengan komite sekolah.

“Itu sudah berdasarkan rapat orang tua dengan komite sekolah. Peruntukannya Rp200 ribu untuk kebutuhan siswa, dan Rp150 ribu untuk acara perpisahan. Berhubung situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan karena pandemi covid-19 maka acara perpisahan siswa tahun 2019/2020 tidak akan dilaksanakan, dan bagi siswa yang telah membayar uang perpisahan akan dikembalikan kepada orang tua siswa melalui siswa masing-masing,” ungkap AG.

Sementara itu Ketua UPP Saber Pungli Kota Banjar, Kompol Drs Ade Najmulloh mengatakan, apapun dasar pungutan sekolah untuk kegiatan perpisahan sekolah sudah tidak diperbolehkan.

Karena, di masa pandemi covid-19 dilarang ada pertemuan atau perkumpulan orang.

Selain itu, biaya keperluan untuk raport dan ijazah sudah dicover oleh dana BOS. “Pada intinya semua pungutan di sekolah dalam bentuk apapun juga dilarang, apalagi jika pungutannya kalau tidak ada dasar yang jelas. Saya juga sudah mengingatkan kepada seluruh sekolah di Kota Banjar untuk tidak melakukan pungutan terhadap siswa atau orang tua siswa jika tidak memiliki dasar aturan yang jelas,” katanya.

(Cecep Herdi)

loading...

6 KOMENTAR

  1. Jika ada kesepakatan musyawarah dg orang tua mungkin bisa saja aplagi mlibatkn komite sekolah( ada berita acara rapat,daftar hadir rapat),uang d kembalikan apalagi lbih bagus. Perlu d selidiki lebih lanjut dg Azas praduga tak bersalah. Sukses terus tim saber pungli, utk sekolah smoga jd bahan evaluasi kedepan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.