Bentuk Tim Advokasi, Segera Angkat Plt

186
0

Wakil Ketua DPRD Ka­bupaten Tasikmalaya Dr H Ba­suki Rahmat MSi prihatin atas ditetapkannya Sekda Tasikmalaya Abdul Kodir se­bagai tersangka korupsi dana hibah 2017.

”Artinya biarkan proses hukum berjalan, dihormati dan dihargai, salut kepada penegak hukum yang mampu membongkar kejadian ini. Mudah-mudahan ini menjadi pemikiran kita bersama untuk Kabupaten Tasik ke depan lebih baik,” ungkap Basuki.

Untuk itu, pihaknya meminta Pemkab segera membentuk tim hukum. Karena ada enam ASN yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut. ”Ini menjadi sebuah kewajiban pemerintah membentuk tim hukum melakukan advokasi dan pendampingan hukum,” jelas dia.

Baca : Kodir Dapat Duit Paling Besar

Sehingga, kata Basuki, dampak tidak adanya sekda, otomatis harus diangkat pelaksana tugas (Plt) terlebih dahulu. Namun tidak terlalu lama oleh plt, kemudian lakukan open bidding untuk memilih dan mengangkat sekda baru. ”Jadi jangan sampai menunggu inkrah proses hukumnya, dikhawatirkan terlalu lama. Sebab posisi sekda sangat strategis di pemerintahan, ” paparnya.

Sementara itu, meski Sekda Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir telah resmi ditahan, tidak membuat proses jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya terganggu. Pelayanan masyarakat tetap berjalan normal.

Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Ir Safari Agustin MP menjelaskan jalannya pelayanan publik dan pemerintahan di Setda berjalan normal seperti biasa.

“Pegawai bekerja seperti biasa melayani masyarakat, yang hadir ada 70 persen, sisanya ada yang sakit, yang dinas ke luar kota dan izin. Tetap normal,” ungkap Safari kepada wartawan usai memimpin apel pagi di halaman Setda, Jumat (16/11).

Safari menegaskan apapun yang terjadi roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. PNS sebagai pelayan masyarakat, wajib melayani dan tidak boleh ada yang kurang. ”Kita doakan ada pimpinan yang tersangkut masalah hukum bisa diberi kekuatan dan kesabaran,” paparnya.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kabupaten Tasikmalaya Asep Darisman menuturkan pegawai di Setda Kabupaten Tasikmalaya memang cukup kaget mendengar ada pimpinannya ditetapkan tersangka oleh Polda Jabar. “Tetapi tetap pemerintahan berjalan normal. Pelayanan publik tetap terlayani dengan baik,” tuturnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.